13 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi tapi Menyehatkan

Kompas.com - 22/07/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi pisang margouillatphotosIlustrasi pisang

KOMPAS.com – Karbohidrat adalah nutrisi utama yang dibutuhkan tubuh bersama protein dan lemak.

Manfaat karbohidat bagi tubuh ada banyak. Fungsi utamanya adalah sebagai sumber energi bagi tubuh.

Sebagaian dari karbohidrat diubah langsung menjadi energi untuk aktivitas tubuh, dan sebagian lagi disimpan dalam bentuk glikogen di hati dan otot.

Baca juga: 17 Makanan yang Mengandung Protein Tinggi

Ada beberapa jaringan tubuh seperti sistem saraf dan eritrosit (sel darah merah), hanya dapat menggunakan energi yang berasal dari karbohidrat saja.

Fungsi karbohidrat lainnya, yakni:

  • Melindungi protein agar tidak dibakar sebagai penghasil energi. Seperti diketahui, apabila karbohidrat yang dikonsumsi tidak mencukupi untuk kebutuhan energi tubuh dan tidak tersedia cukup lemak di dalam makanan atau cadangan lemak di dalam tubuh, maka protein akan menggantikan fungsi karbohidrat sebagai penghasil energi. Dengan demikian, protein akan meninggalkan fungsi utamanya.
  • Membantu metabolisme lemak dan protein, sehingga dapat mencegah terjadinya ketosis dan pemecahan protein yang berlebihan.
  • Di dalam hepar berfungsi untuk detoksifikasi zat-zat toksik tertentu.
  • Beberapa jenis karbohidrat mempunyai fungsi khusus di dalam tubuh. Laktosa misalnya, berfungsi membantu penyerapan kalsium. Sementara, ribose adalah komponen penting dalam asam nukleat.
  • Memberi rasa kenyang karena karbohidrat, terutama polisakarida (serat pangan) mempunyai molekul yang besar. Molekul ini dapat memberikan rasa kenyang apabila dikonsumsi.

Oleh karena karbohidrat memiliki banyak manfaat bagi tubuh, kebutuhan akan nutrisi ini harus dipenuhi setiap harinya.

Baca juga: 14 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi

Kebutuhan karbohidrat pada setiap orang bisa berbeda-beda tergantung usia dan faktor risiko.

Berikut ini adalah nilai kebutuhan karbohidrat harian atau angka kecukupan gizi (AKG) karbohidrat yang dianjurkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes):

Bayi atau anak

  • Anak 0-5 bulan: 59 g
  • Anak 6-11 bulan: 105 g
  • Anak 1-3 tahun: 215 g
  • Anak 4-6 tahun: 220 g
  • Anak 7-9 tahun: 250 g

Laki-laki

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X