Kompas.com - 07/10/2021, 19:01 WIB
Ilustrasi serangan jantung, cara mengatasi serangan jantung saat sendirian Shutterstock/Siam.pukkatoIlustrasi serangan jantung, cara mengatasi serangan jantung saat sendirian

KOMPAS.com - Serangan jantung bisa terjadi dalam berbagai situasi, termasuk ketika penderita sedang sendirian.

Beberapa penderita serangan jantung biasanya panik dan tidak mampu mengakses pertolongan medis cepat dan tepat ketika tidak ada orang di sekitarnya.

Kondisi ini rawan berdampak fatal karena tidak ada orang lain yang bisa memberikan bantuan medis sementara.

Baca juga: Bisakah Asam Lambung Naik (GERD) Sebabkan Serangan Jantung?

Padahal, tindakan medis tepat dan cepat meningkatkan peluang penderita untuk sembuh dan bertahan hidup ketika mengalami serangan jantung.

Untuk meminimalkan risiko pada masalah kesehatan ini, simak penjelasan berikut.

Cara mengatasi serangan jantung saat sedang sendirian

Melansir HealthXchange, ada beberapa hal yang perlu dilakukan ketika seseorang mengalami serangan jantung saat sendirian, antara lain:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Hentikan segala jenis aktivitas yang dikerjakan, lalu cari tempat aman untuk istirahat. Bila memungkinkan, pilih yang dekat pintu atau mudah dijangkau tim medis darurat. Misalkan sedang mengemudi, menepi di pinggir jalan dan minta bantuan orang lewat
  2. Setelah istirahat, sebisa mungkin hubungi layanan darurat atau orang secepat mungkin agar bisa segera diberikan pertolongan medis. Dengan penanganan medis cepat, kerusakan otot jantung bisa diminimalkan
  3. Sembari menunggu pertolongan medis datang, minum aspirin atau obat pengencer darah yang diresepkan dokter. Obat ini dapat meningkatkan peluang penderita bertahan hidup ketika menghadapi serangan jantung mendadak
  4. Setelah minum obat pengencer darah atau obat jantung yang biasanya sudah dibekali dokter untuk menghadapi situasi darurat serangan jantung, berbaring dan istirahat sembari menunggu bantuan datang

Penting bagi setiap orang yang punya risiko terkena serangan jantung untuk menyimpan kontak layanan medis darurat terdekat di ponselnya.

Baca juga: 10 Penyebab Serangan Jantung yang Kerap Disepelekan

Hal yang tidak boleh dilakukan terkena serangan jantung

Selain ada beberapa cara mengatasi serangan jantung saat sendirian, perhatikan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat terkena serangan jantung. Melansir beberapa sumber, berikut beberapa di antaranya:

  • Panik
  • Jangan minum obat nitrogliserin
  • Jangan batuk berulang-ulang
  • Jangan sembarangan makan dan minum karena rawan tersedak dan muntah
  • Hindari sembarangan menekan jantung, kecuali bagi tenaga medis yang sudah telatih memberikan CPR (resusitasi jantung paru)

Selain menyimak penjelasan di atas, ada baiknya setiap orang mengenali gejala serangan jantung dan penyebabnya.

Baca juga: 4 Gejala Serangan Jantung yang Diam-diam Berdampak Fatal

Gejala serangan jantung dan penyebabnya

Melansir NHS, ada beberapa gejala serangan jantung yang tak boleh disepelekan, antara lain:

  • Dada nyeri, rasanya seperti ditekan, diremas, ditindih benda berat
  • Nyeri dari dada menjalar ke rahang, leher, lengan, dan punggung
  • Sesak napas
  • Badan lemas
  • Pusing
  • Cemas
  • Perut tidak nyaman, terutama pada wanita

Penyebab serangan jantung umumnya berasal dari kurangnya pasokan darah ke jantung karena pembuluh darah tersumbat penggumpalan darah.

Tak hanya mengenali cara mengatasi serangan jantung saat sendirian, setiap orang juga perlu mengenali ciri-ciri serangan jantung agar waspada ketika mendapati masalah kesehatan berbahaya ini.

Baca juga: 8 Gejala Serangan Jantung Ringan yang Pantang Disepelekan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
Iskemia

Iskemia

Penyakit
3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

Health
Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.