Kompas.com - 18/10/2021, 22:02 WIB

KOMPAS.com – Saat Anda hamil, Anda mungkin mengalami anemia.

Wanita hamil termasuk orang yang memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena anemia.

Dilansir dari WebMD, ketika Anda menderita anemia, darah Anda tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh Anda maupun ke bayi Anda.

Baca juga: 10 Gejala Anemia Defisiensi Besi yang Perlu Diketahui

Selama kehamilan, tubuh Anda memproduksi lebih banyak darah untuk mendukung pertumbuhan bayi Anda.

Jika Anda tidak mendapatkan cukup zat besi atau nutrisi tertentu lainnya, tubuh Anda mungkin tidak dapat memproduksi jumlah sel darah merah yang dibutuhkan untuk membuat darah tambahan ini.

Adalah normal untuk mengalami anemia ringan saat Anda hamil.

Tetapi, Anda bisa juga mengalami anemia yang lebih parah karena kadar zat besi atau vitamin yang rendah maupun alasan lain.

Anemia yang terjadi selama kehamilan jelas tak boleh diabaikan karena bisa membahayakan diri ibu hamil maupun bayi yang dikandung.

Anemia yang dialami oleh ibu hamil di antaranya dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah pada bayi.

Kelahiran prematur sendiri bisa meningkatkan risiko bayi untuk mengalami masalah kesehatan dan perkembangan di kemudian hari.

Oleh sebab itu, gejala anemia pada ibu hamil penting dikenali untuk mendukung upaya diagnosis dini dan pengobatan sesegera mungkin atas persoalan kesehatan ini.

Baca juga: 4 Penyebab Anemia Defisiensi Besi yang Perlu Diwaspadai

Gejala anemia pada ibu hamil

Gejala awal anemia pada ibu hamil mungkin membingungkan karena terkadang mirip dengan gejala kehamilan yang umumnya dialami.

Anda mungkin tidak menyadari bahwa diri Anda menderita anemia sampai dokter mendiagnosis Anda dengan anemia.

Namun, ada banyak gejala yang dapat Anda waspadai untuk mengidentifikasi anemia sejak dini.

Melansir MedicineNet, berikut adalah beberapa gejala gejala anemia pada ibu hamil yang paling umum terjadi:

  1. Kelelahan yang berlebihan
  2. Rasa lemah
  3. Pusing
  4. Sesak napas
  5. Detak jantung cepat atau tidak teratur
  6. Mari rasa atau rasa dingin di tangan dan kaki
  7. Kulit pucat
  8. Nyeri dada
  9. Iritabilitas, yakni gejala perasaan mudah marah, frustasi, ataupun tersinggung yang dapat muncul pada situasi tertentu yang menimbulkan stres

Jika salah satu dari gejala ini terasa begitu berat atau Anda mengalaminya dengan pendarahan yang berlebihan, Anda harus segera menghubungi dokter.

Untuk memastikan diagnosis anemia pada ibu hamil, dokter bisa melakukan tes darah.

Baca juga: 3 Penyebab Anemia Defisiensi Vitamin yang Perlu Diwaspadai

Ibu hamil dapat disebut mengalami anemia jika memiliki kadar hemoglobin (Hb) yang rendah.

Kadar Hb normal pada wanita hamil yakni lebih dari 11 g/dL.

Pemeriksaan darah sebenarnya umum dilakukan dilakukan pada pemeriksaan kehamilan pertama.

Tes darah kemudian bisa dilakukan satu kali lagi selama kehamilan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.