Kompas.com - 29/10/2021, 21:01 WIB

KOMPAS.com - Kekurangan kalium adalah salah satu masalah kesehatan yang berdampak fatal apabila tidak segera ditangani.

Kadar kalium rendah dalam darah di dunia kesehatan dikenal dengan istilah medis hipokalemia.

Orang dewasa dianggap kekurangan kalium apabila kadar kaliumnya di bawa normal antara mmol/L sampai 5,1 mmol/L.

Kendati ambang batas kadar kalium normal di beberapa laboratorium kesehatan berbeda-beda, tapi orang dikatakan memiliki kalium rendah yang parah apabila kadarnya di bawah 2,5 mmol/L.

Baca juga: 7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Efek kekurangan kalium pada tubuh

Fungsi kalium sangat penting sebagai elektrolit dan mineral yang mengontrol otot, saraf, jantung, pencernaan, sampai tulang. Kadar kalium rendah bisa mengganggu kinerja organ penting di atas.

Melansir Healthgrades, kekurangan kalium bisa menyebabkan masalah kesehaan seperti:

  • Sembelit
  • Badan lemas dan lelah padahal tidak banyak aktivitas
  • Kram atau kedutan
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Kebingungan atau disorientasi
  • Sering kencing dan haus terus-menerus
  • Jantung berdebar-debar
  • Pusing atau pingsan
  • Lumpuh
  • Sesak napas

Kekurangan kalium yang masih ringan biasanya tidak menyebabkan banyak masalah kesehatan.

Tapi, kekurangan kalium parah bisa berpotensi fatal karena efeknya bisa menyebabkan gangguan ginjal dan jantung.

Baca juga: 7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

Penyebab kekurangan kalium

Penyebab kekurangan kalium jarang disebabkan oleh kurangnya makanan tinggi kalium seperti pisang, kacang-kacangan, sayuran hijau, kentang, dan ikan.

Melansir MSDManuals, kebanyakan penyebabnya berasal dari:

  • Muntah dan diare terus-menerus
  • Pengguaan obat pencahar berlebihan
  • Efek samping obat diuretik
  • Gangguan kelenjar adrenal seperti sindrom cushing,
  • Kadar magnesium rendah
  • Gangguan makan, seperti bulimia
  • Minum alkohol berlebihan

Baca juga: 11 Penyebab Kekurangan Kalium

Cara mendeteksi kekurangan kalium

Kadar kalium rendah bisa diketahui lewat pemeriksaan kesehatan. Dokter biasanya menyarankan penderita untuk melakukan tes darah, tes urine, dan cek irama jantung dengan alat elektrokardiografi.

Apabila didapati kadar kalium kurang dari 2,5 mmol/L, penderita perlu diberikan perawatan medis segera.

Untuk pertolongan pertama kekurangan kalium, penderita biasanya diberikan infus yang mengandung kalium agar kadarnya segera normal.

Baca juga: 14 Akibat Kekurangan Vitamin D

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.