Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/10/2021, 21:00 WIB
Galih Pangestu Jati

Penulis

KOMPAS.comDiabetes adalah kondisi seumur hidup ketika tubuh tidak memproduksi atau menyerap insulin dengan benar.

Sementara siapa pun dapat mengembangkan kondisi ini, itu menghasilkan beberapa gejala yang unik untuk pria.

Asosiasi Diabetes Amerika memperkirakan bahwa antara 13,8 dan 17 persen pria di Amerika Serikat menderita diabetes.

Kondisi ini dapat menyebabkan disfungsi ereksi, sariawan, dan hilangnya massa otot.

Baca juga: 6 Hal yang Penting Diketahui tentang Diabetes Tipe 2

Gejala diabetes pada pria

Banyak efek diabetes yang serupa pada semua jenis kelamin.

Kondisi tersebut menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan saraf.

Namun, perbedaan utama saat diabetes terjadi pada pria adalah sebagai berikut:

  • Disfungsi ereksi: Hingga 75 persen pria yang menderita diabetes mengalami kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi. Saraf dan pembuluh darah sangat penting untuk proses ereksi dan kerusakan pada sistem ini dapat memengaruhi cara kerja penis.
  • Kandidiasis kelamin: Terkadang, pria akan mengalami kandidiasis kelamin yang disebabkan oleh jamur. Jamur tersebut akan tumbuh subur pada penderita diabetes.
  • Mengurangi massa otot: Kadar gula darah yang meningkat secara konsisten dapat menyebabkan tubuh memecah otot dan lemak untuk energi.

Ini lebih sering terjadi pada pria dengan diabetes tipe 1 dan mengakibatkan berkurangnya kekuatan dan kelemahan otot.

Baca juga: Sering Tak Disadari, Inilah 9 Tanda Awal Diabetes Tipe 2

 

Tanda-tanda umum diabetes

Di samping gejala diabetes khusus pria, gejala umum diabetes dapat terjadi pada pria dan wanita dari segala usia.

Beberapa tanda umum diabetes adalah sebagai berikut:

  • meningkatnya rasa haus dan lapar
  • buang air kecil lebih banyak dan buang air kecil lebih sering
  • peningkatan buang air kecil di malam hari
  • peningkatan rasa lapar
  • kelelahan
  • pandangan yang kabur
  • pada diabetes tipe 2, luka yang tidak kunjung sembuh
  • pada diabetes tipe 1, penurunan berat badan yang berlebihan sebelum diagnosis

Konsultasikan kepada dokter jika gejala ini terjadi.

Seiring waktu, komplikasi dapat berkembang sebagai akibat dari kadar gula darah tinggi jangka panjang.

Baca juga: 5 Sayuran yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes

Ini dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai sistem, termasuk:

  • masalah mata, seperti retinopati diabetik
  • masalah kaki
  • stroke dan serangan jantung
  • nefropati atau masalah ginjal
  • neuropati atau kerusakan saraf
  • kanker tertentu
  • ketoasidosis diabetikum, penumpukan senyawa yang disebut keton yang bisa berakibat fatal kecuali seseorang menerima perawatan yang cepat

Pria yang berisiko diabetes harus melakukan pemeriksaan rutin untuk mengetahui dan mengobati kondisi tersebut sedini mungkin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com