Kompas.com - 23/01/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Egg freezing atau pembekuan sel telur saat ini sedang banyak diperbincangkan setelah seorang publik figur mengungkapkan bahwa dirinya melakukan prosedur ini.

Pembekuan sel telur dapat memungkinkan seorang wanita untuk menunda kehamilan sampai tahap selanjutnya.

Meskipun masyarakat dan pola dalam melahirkan mungkin berubah, realitas biologis kesuburan tetap sama.

Kebanyakan wanita memasuki masa menopause di usia akhir 40-an atau awal 50-an.

Pada tahun-tahun sebelum menopause, kesuburan seorang wanita menurun.

Kehamilan menjadi sesuatu yang riskan di usia ini daripada mereka yang hamil di usia yang lebih muda.

Baca juga: 17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Wanita yang ingin melakukan egg freezing atau pembekuan sel telur harus menyadari bahwa kehamilan dengan cara ini masih sangat jarang dilakukan.

Meski demikian, cara ini bisa menjadi alternatif bagi perempuan yang ingin hamil di masa depan.

Prosedur egg freezing

Melansir dari Medical News Today, seiring bertambahnya usia seorang wanita, kualitas sel telurnya cenderung menurun.

Telur mungkin mengandung lebih banyak kelainan kromosom dan wanita tidak akan lagi berovulasi setelah menopause.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.