Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/03/2022, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit menular yang masih menjadi momok di Indonesia.

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), temuan kasus TBC di Indonesia menduduki peringkat ketiga di dunia setelah India dan China.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kemenkes RI, Dr. drh. Didik Budijanto, M.Kes menyebutkan, jumlah kasus TBC di Indonesia diperkirakan sebanyak 824.000 dengan kematian 93.000 per tahun.

Baca juga: Mengapa Penderita TBC Mengalami Penurunan Berat Badan?

“Estimasi angka tersebut baru 49 persen yang ditemukan dan diobati, sehingga masih ada sekitar 500.000 penderita yang belum diobati dan bisa menularkan TBC pada orang sekitarnya,” jelas Didik, seperti dilansir dari SehatNegeriku, Selasa (22/3/2022).

Sebelum mengenal lebih jauh cara mencegah TBC , kenali dulu penularan sampai ciri-ciri penyakit ini.

Penularan TBC

Penyakit TBC disebabkan infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar kuman penyebab TBC menyerang paru-paru.

Tapi, penyakit ini juga bisa menginfeksi tulang, selaput otak, kelenjar getah bening, mata, ginjal, jantung, hati, usus, dan kulit.

TBC bisa menular dari satu penderita ke orang sekitarnya ketika pengidap TB aktif batuk, bicara, bersin, bernyanyi, serta berbicara tanpa masker atau pelindung.

Percikan cairan dari saluran pernapasan yang mengandung bakteri penyebab TBC tersebut dapat terhirup dan masuk ke paru-paru.

Setelah kuman penyebab TBC masuk ke tubuh, orang yang baru tertular TBC bisa mengalami infeksi dan merasakan beberapa gejala TBC selang dua sampai 12 minggu kemudian.

Faktor risiko penularan TBC sangat tergantung tingkat penularan, lamanya paparan biang penyakit, dan kondisi daya tahan tubuh ketika terpapar kuman ini.

Baca juga: TBC Kelenjar: Gejala, Cara Mengobati, Cara Mencegah

Ciri-ciri TBC

Terdapat beberapa gejala TBC yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Batuk berdahak berkepanjangan selama lebih dari tiga minggu, batuk ini tak kunjung sembuh walau sudah diobati
  • Terkadang sesak napas atau nyeri dada
  • Badan lemas
  • Tidak enak badan
  • Nafsu makan menurun
  • Berat badan turun
  • Berkeringat pada malam hari, padahal tidak sedang banyak aktivitas

Jika Anda merasakan beberapa ciri-ciri TBC di atas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Penyakit ini dapat disembuhkan apabila penderita disiplin menjalani pengobatan selama beberapa bulan.

Baca juga: 10 Gejala TBC Paru dan Penyebabnya

Cara mencegah TBC

Ada beberapa langkah pencegahan TBC yang bisa dilakukan sekaligus untuk memutus mata rantai penularan penyakit ini, antara lain:

  • Vaksin BCG

Dapatkan vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin). Vaksin ini termasuk dalam daftar imunisasi wajib yang diberikan pada bayi sebelum usia dua bulan.

Orang yang belum pernah diberi vaksin BCG perlu melakukan vaksinasi, terutama bila ada orang serumah yang mengidap TBC.

  • Pakai masker dengan benar

Gunakan masker saat berada di tempat ramai, ruang publik, berinteraksi dengan penderita TBC, atau berada di tempat yang rentan terjadi penularan TBC.

Pastikan masker yang digunakan benar-benar rapat menutup hidung dan mulut.

Baca juga: Penyebab TBC pada Anak, Orangtua Perlu Waspada

  • Rajin cuci tangan

Sering-seringlah mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir dengan benar.

Dengan begitu, setiap kuman termasuk bakteri penyebab TBC yang menempel di tangan tidak masuk ke tubuh.

  • Cegah penularan

Penderita TBC yang menjalani pengobatan di dua bulan awal ketika minum obat masih bisa menularkan penyakitnya.

Untuk mencegah penularan, pastikan penderita menutup mulut dengan tisu saat bersin, batuk, atau tertawa. Segera buang tisu bekas ke tempat sampah dan cuci tangan. Hindari membuang dahak atau meludah sembarangan.

Selain itu, pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik. Sering-seringlah buka pintu dan jendela agar sinar matahari bisa masuk dan pergantian udara bisa lancar. Hindari tidur sekamar dengan orang lain sampai dokter menyatakan TBC yang diidap sudah tidak menular.

Lakukan beberapa cara mencegah TBC di atas. Terutama jika Anda termasuk orang yang berisiko tinggi tertular penyakit ini atau tinggal dan kontak erat dengan pengidap TBC.

Baca juga: 3 Ciri-ciri Batuk Darah Gejala TBC Paru

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+