Kompas.com - 29/06/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Manfaat ganja medis salah satunya untuk cerebral palsy, yang merupakan cacat motorik yang biasa dimulai dari masa kanak-kanak.

Mengutip Marijuana Doctors, cerebral palsy adalah gangguan non-progresif yang memengaruhi gerakan dan koordinasi otot, menyebabkan kecacatan fisik.

Dalam banyak kasus, cerebral palsy juga memengaruhi penglihatan, pendengaran, dan sensorik, selain motorik.

Gejala klasik yang berhubungan dengan cerebral palsy meliputi:

  • Badan kaku
  • Kejang
  • Gerakan tak terkendali
  • Gaya berjalan goyah
  • Masalah dengan keseimbangan
  • Penurunan massa otot.

 

Cerebral Palsy dan CBD

Mengutip My Cerebral Palsy Child, beberapa penelitian menemukan bahwa senyawa CBD dari ganja medis menawarkan manfaat signifikan untuk penderita cerebral palsy.

Cannabidiol (CBD) adalah senyawa kimia paling umum kedua yang ditemukan di ganja, setelah Tetrahydrocannabinol (THC).

CBD adalah senyawa non-psikoaktif, karena tidak memberi efek mabuk, seperti THC.

Manfaat ganja medis untuk cerebral palsy tersebut bekerja dengan cara:

Mengurangi kejang

Antara 35-50 persen anak-anak dengan cerebral palsy mengalami gangguan kejang.

Studi terbaru menunjukkan bahwa minyak CBD dapat secara dramatis mengurangi kuantitas kejang pada beberapa pasien karena sifat anti-epilepsinya.

Selain itu, ada beberapa laporan anekdotal dari keluarga yang telah berhasil dengan bentuk pengobatan ini.

Baca juga: Mengenal Ganja Medis dan Pro Kontranya di Indonesia

Mengobati spastisitas

CBD adalah fitokimia yang ditemukan dalam jumlah yang lebih tinggi di beberapa jenis ganja.

CBD dikenal sebagai pelemas otot, penambah suasana hati, penguat asam gamma-aminobutyric (GABA), serta diperkirakan meningkatkan kadar bahan kimia yang menghambat ekspresi impuls saraf yang berlebihan di otak dan tubuh.

Oleh karena itu, CBD berpotensi memiliki manfaat untuk mengobati spastisitas pada penderita cerebral palsy (cerebral palsy spastic).

Spastisitas merupakan kelainan motorik yang ditandai dengan peningkatan kecepatan refleks regang otot dan peningkatan hentakan tendon sebagai sindrom upper motor neuron (UMN).

Pereda nyeri kronis

Minyak CBD juga dapat membantu individu dengan cerebral palsy yang mungkin menderita nyeri otot dan sendi kronis.

Minyak dari senyawa ganja medis ini telah terbukti memiliki sifat penghilang rasa sakit dengan meningkatkan kadar serotonin, yang merupakan bahan kimia yang bertanggung jawab untuk persepsi rasa sakit dan meredakan peradangan.

Dengan ini manfaat ganja juga untuk mengatasi masalah, seperti insomnia atau gangguan tidur (karena mempromosikan pelepasan melatonin), suasana hati atau depresi, kesulitan berbicara, dan bahkan sembelit.

Baca juga: Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Temuan studi

Mengutip Cerebral Palsy Guidance, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh NIH pada 2007 menyatakan bahwa pengalaman klinis dan penelitian pada hewan menunjukkan manfaat ganja medis untuk cerebral palsy.

Zat aktif dalam ganja membantu mengendalikan kejang parsial yang sering menjadi gejala pada orang dengan spastic quadriplegia.

Spastic quadriplegia adalah bentuk dari cerebral palsy yang paling parah, memengaruhi keempat anggota gerak, wajah, dan badan.

Mayoritas anak dengan cerebral palsy jenis ini tidak dapat berjalan dan mereka mengalami kesulitan berbicara.

Anggota badan bisa sangat kaku, otot leher lemah, sehingga sulit bagi mereka untuk mengangkat kepala.

Studi lain yang diterbitkan pada 2014 menunjukkan bahwa ganja efektif dalam mengurangi kejang otot yang menyakitkan.

Penelitian ini berfokus pada orang yang mengalami kejang otot yang berhubungan dengan multiple sclerosis.

Multiple sclerosis adalah penyakit yang berpotensi melumpuhkan otak dan sumsum tulang belakang atau sistem saraf pusat.

Baca juga: Meski Kontroversial, Ganja Terbukti dapat Sembuhkan 5 Penyakit Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.