Kompas.com - 12/07/2022, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Beberapa ibu hamil mungkin pernah mengalami nyeri punggung, betis, hingga sakit kepala. Rasa sakit ini mungkin mengganggu aktivitas bumil, bahkan tidur pun sulit. 

Kondisi ini lantas memicu beberapa ibu hamil mungkin tergoda untuk mengonsumsi pereda nyeri seperti ibuprofen.

Lantas, apakah selama masa kehamilan wanita diperbolehkan mengonsumsi ibuprofen?

Dikutip dari BabyCenter, rasa nyeri atau pusing yang diderita ibu hamil ternyata tidak boleh diatasi dengan konsumsi ibuprofen.

Baca juga: Paracetamol atau Ibuprofen, Mana yang Lebih Baik untuk Obat Demam?

Efek ibuprofen pada kehamilan

Efek atau dampak negatif obat ibuprofen pada ibu hamil berbeda-beda, berdasarkan pada usia kehamilan.

Trimester pertama

Konsumsi ibuprofen pada masa awal kehamilan dapat meningkatkan risiko kehilangan janin atau keguguran.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa minum ibuprofen berisiko menimbulkan cacat lahir pada bayi.

Namun, penelitian terkait efek ibuprofen pada trimester pertama masih harus ditinjau ulang.

Trimester kedua

Ibu hamil yang mengonsumsi ibuprofen pada trimester kedua dapat membahayakan ginjal bayi yang sedang berkembang.

Trimester ketiga

US Food and Drug Administration (FDA) juga mengategorikan obat ibuprofen sebagai obat yang dapat membahayakan janin jika dikonsumsi pada trimester 3 kehamilan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.