Kompas.com - 22/07/2022, 07:34 WIB

KOMPAS.com - Saat sulit buang air besar, kita pasti berpikit kalau diri kita kekurangan asupan serat.

Faktanya, tak selamanya sembelit terjadi karena kurang asupan serat.

Melansir Medical News, stres juga bisa menjadi penyebab seseorang sulit buang air besar.

Ketika stres telah menyebabkan gejala fisik, hal ini dikenal dengan gejala somatik.

Baca juga: Mengenal Gejala Konversi, Respon Fisik Terhadap Trauma

Mengapa stres bisa memicu sembelit?

Dalam situasi stres, kelenjar adrenal tubuh melepaskan hormon yang disebut epinefrin, yang berperan dalam apa yang disebut respons fight-or-flight.

Gejala sembelit penting dikenali untuk mendukung upaya diagnosis dini dan pengobatan sesegera mungkin gangguan pencernaan ini.

Hal ini menyebabkan tubuh mengalihkan aliran darah dari usus ke organ vital, seperti jantung, paru-paru, dan otak. Akibatnya, gerakan usus melambat, dan sembelit bisa terjadi.

Sebagai respons terhadap stres, tubuh melepaskan lebih banyak faktor pelepas kortikotropin (CRF) di usus.

Hormon ini bekerja langsung pada usus, yang dapat memperlambat dan menyebabkan meradang.

Usus memiliki berbagai jenis reseptor CRF, beberapa di antaranya mempercepat proses di usus, sementara yang lain memperlambatnya.

Stres menyebabkan peningkatan permeabilitas usus. Permeabilitas ini memungkinkan senyawa inflamasi masuk ke usus, yang dapat menyebabkan perasaan penuh di perut - keluhan umum di antara orang-orang yang berjuang dengan sembelit.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.