Kompas.com - 31/07/2022, 06:48 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Ada empat gejala yang khas muncul pada diabetes. Empat gejala yang seharusnya kita pahami sebagai empat pesan. Empat pesan kunci yang harus disikapi dengan benar.

Pertama poliuri, atau banyak kencing. Poliuri adalah kondisi di mana seseorang mengeluh sering kencing, terutama pada malam hari.

Hal yang sangat dirasakan mengganggu kualitas kehidupannya. Hal yang dianggap mengakibatkan penurunan berat badan drastis.

Padahal seharusnya kita bersyukur dengan kondisi tersebut. Tentu saja ucapan syukur tidak akan mudah kita ucapkan jika kita tidak memahami situasinya. Untuk itu mari kita kupas bersama.

Urin adalah sebuah mekanisme keseimbangan cairan tubuh. Dengan adanya fungsi urin maka setiap proses metabolisme dapat berjalan dengan baik.

Urin membuang seluruh sisa metabolisme yang tidak dimanfaatkan oleh tubuh. Tidak hanya sampah metabolisme, seperti yang sering disampaikan selama ini. Tapi kelebihan zat-zat metabolit yang tidak dimanfaatkan oleh tubuh. Termasuk glukosa.

Artinya jika dalam urin terdapat kelebihan glukosa, kurangi asupan glukosa. Sederhana bukan? Yang buat ribet karena kita tidak peka dengan pesan tersebut dan terus memaksakan konsumsi glukosa tinggi.

Jika terjadi peningkatan glukosa dalam urin tanpa peningkatan konsumsi, sangat mungkin peningkatan ini terjadi akibat pemecahan cadangan glukosa di tubuh. Hal ini yang seringkali luput dalam penilaian pasen-pasen diabetes. Ini adalah fungsi katabolisme.

Banyak hal dapat meningkatkan proses katabolisme cadangan glukosa. Selain hormon glukagon, hormon kortisol juga meningkatkan proses katabolisme cadangan glukosa. Yang perlu kita pahami adalah penyebabnya dan proses-proses yang terlibat di dalamnya.

Cadangan glukosa dalam tubuh berupa glikogen dan lemak. Katabolisme lemak menjadi asam lemak menghasilkan berbagai zat yang penting. Salah satunya adalah leptin.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.