Kompas.com - 13/09/2022, 13:03 WIB

KOMPAS.com – Tuberkulosis (TBC) memiliki sejarah panjang di Indonesia. Kasus TBC pertama di Indonesia ditemukan sejak abad ke-8 masehi. Hal ini terlihat pada salah satu relief Candi Borobudur yang menggambarkan sosok yang kurus kering tengah menderita sakit.

Hingga kini, TBC pun masih menghantui masyarakat Indonesia. Pasalnya, masyarakat kerap menganggap sepele penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis itu. Padahal, TBC menempati urutan ke-13 sebagai penyebab utama kematian di dunia.

Berbagai langkah pengobatan dan pencegahan juga digencarkan oleh pemerintah Indonesia, mulai dari zaman Hindia-Belanda hingga sekarang.

Meski telah banyak orang dengan TBC yang berhasil sembuh, belum banyak masyarakat yang tanggap terhadap gejala TBC. Adapun gejala TBC paling umum yang dialami ditandai dengan batuk terus-menerus selama dua minggu atau lebih.

Selain itu, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mengentaskan TBC di Tanah Air. Sikap optimistis dan peduli akan TBC diperlukan untuk mewujudkan Indonesia bebas TBC pada 2030.

Untuk memberikan edukasi kepada pembaca dan masyarakat luas, Stop TB Partnership Indonesia (STPI) bersama Kompas.com menghadirkan Visual Interaktif Premium (VIP) dengan judul “TBC Masih Hantui Indonesia, Bagaimana Solusinya?”.

Lewat konten tersebut, masyarakat bisa mendapatkan penjelasan mengenai sejarah, fakta-fakta, seluk-beluk, dan perkembangan TBC di Indonesia.

Penasaran dengan konten multimedia yang ditampilkan secara interaktif mengenai TBC? Cari tahu jawabannya di VIP bertajuk “TBC Masih Hantui Indonesia, Bagaimana Solusinya?” yang diulas tim Kompas.com melalui tautan ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.