Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/11/2022, 20:59 WIB

KOMPAS.com - Pemanasan ternyata tidak cuma penting dilakukan sebelum melakukan olahraga, tetapi juga saat bercinta. Tentu saja jenis pemanasan (foreplay) saat bercinta berbeda karena tujuannya adalah membangkitkan gairah.

Dijelaskan oleh pakar seksologi, dr.Haekal Anshari M.Biomed, tahapan seksual terbagi menjadi tiga bagian, yaitu pemanasan (foreplay), senggama (intercourse), dan kontak fisik setelah berhubungan (afterplay).

Menurutnya, banyak pasangan yang tidak mengoptimalkan tahapan-tahapan tersebut, padahal sangat penting untuk mencapai kepuasan bersama.

“Umumnya laki-laki cenderung mempersingkat foreplay karena mereka mudah terangsang dan mudah mencapai orgasme daripada perempuan,” katanya.

Baca juga: 5 Tanda Kecanduan Seks yang Harus Segera Diobati

Padahal, perempuan butuh waktu untuk bisa terangsang dengan optimal yang ditandai dengan keluarnya lubrikasi vagina, sehingga siap dilakukan penetrasi.

“Akibat mempersingkat foreplay istri belum terangsang optimal langsung penetrasi, sehingga menyebabkan nyeri akibat gesekan penis dan rongga vagina, sehingga istri sulit menikmati hubungan seks dan sulit orgasme,” paparnya.

Jika hal tersebut terjadi berulang kali dapat menurunkan minat istri untuk berhubungan seksual karena aktivitas tersebut tidak menghasilkan kenikmatan.

Sering pula terjadi suami mengira pasangannya tidak bergairah lagi setiap diajak berhubungan seks.

“Sehingga muncul kesalahpahaman antara suami istri yang beresiko mengganggu keharmonisan rumah tangga,” kata Medical Doctor klinik Quickglam ini.

Dia menambahkan, komunikasi seksual sangat penting bagi pasangan suami istri.

“Jika ada masalah seksual dapat mencari pertolongan kepada tenaga kesehatan yang kompeten di bidang seksualitas,” ujarnya.

Baca juga: Terungkap, 92 Persen Wanita Ingin Foreplay sebelum Bercinta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+