Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/02/2023, 19:30 WIB
Shintaloka Pradita Sicca

Penulis

KOMPAS.com - Diabetes pada anak sudah banyak terjadi di Indonesia. Penyebabnya harus diwaspada para orangtua.

Menurut data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kedua jenis diabetes pada anak ini kasusnya meningkat 70 kali lipat dengan prevalensi 2 per 100.000 anak usia di bawah 18 tahun.

Sebelumnya, prevalensi kasus diabates pada anak 0,004 per 100.000 pada 2000 dan 0,028 per 100.000 pada 2010.

Baca juga: 8 Bahaya Diabetes pada Anak yang Kasusnya Meningkat 70 Kali

Diabetes pada anak terjadi ketika hormon insulin yang diproduksi pankreas rendah atau tidak ada sama sekali. Bisa juga karena terjadinya resistensi insulin oleh sel dalam tubuh.

Akibatnya, kadar gula darah anak sangat tinggi dan sangat berpotensi menyebabkan berbagai penyakit serius di masa depan, seperti katarak, penyakit ginjal, dan penyakit jantung.

Diabetes tipe 1 maupun tipe 2 bisa terjadi pada anak.

Baca juga: Diabetes pada Anak di Indonesia Meningkat 70 Kali Lipat

Dikutip dari Pregnancy Birthbaby, jenis diabetes yang paling umum pada anak-anak adalah diabetes tipe 1.

Diabetes tipe 1 biasanya merupakan penyakit autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel-sel di pankreas yang memproduksi insulin.

Diabetes tipe 2 berkembang ketika tubuh berhenti menggunakan insulin dengan benar.

Apa yang menjadi penyebab diabetes pada anak ini, perlu diwaspadai oleh para orangtua. Artikel ini akan mengulas secara ringkas berbagai kemungkinan penyebab diabetes pada anak.

Baca juga: 4 Gejala Diabetes pada Anak Harus Diwaspadai Para Orangtua

 

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com