Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menkes: Ibu-ibu Kunci Keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis

Kompas.com - 27/02/2025, 05:00 WIB
Ria Apriani Kusumastuti

Penulis

Sumber Antara

 

KOMPAS.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa peran ibu sangat penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, terutama melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Menurutnya, ibu-ibu adalah kelompok yang paling peduli dengan kesehatan dan pendidikan keluarga, yang membuat mereka menjadi pilar utama dalam upaya menyehatkan bangsa.

Dikutip dari Antara, Rabu (26/2/2025), Menkes Budi menjelaskan bahwa untuk mencapai target Indonesia Emas pada tahun 2045, pendapatan per kapita masyarakat harus dinaikkan menjadi Rp18 juta per bulan minimal.

Selain itu, Indonesia harus memanfaatkan bonus demografi yang akan terjadi dalam beberapa tahun mendatang.

Baca juga: Masyarakat Diminta Aktif Ikut Program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas dan Posyandu

Menurutnya, Indonesia Emas dapat tercapai jika masyarakat sehat dan pintar. Oleh karena itu, salah satu langkah untuk memastikan itu adalah dengan memanfaatkan Program CKG yang dapat mencegah penyakit-penyakit kronis, seperti penyakit jantung, kanker, dan stroke.

Menkes Budi mengungkapkan bahwa penyakit kronis dapat dicegah sejak dini, meskipun seringkali pasien baru mendeteksi penyakitnya saat sudah dalam stadium lanjut.

“Kronis itu artinya apa? Dia gak ujug-ujug meninggal. Supaya dia sampai ke derajat kronis meninggal itu, butuh waktunya lima tahun, delapan tahun. Artinya apa? Artinya bisa dicegah sejak dini,” jelasnya.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

Budi memberikan contoh penyakit kanker payudara, yang jika ditemukan pada stadium 1, tingkat kesembuhannya bisa mencapai 90-95 persen.

Namun, jika sudah berada pada stadium 4, tingkat kematian penderitanya bisa mencapai 90-95 persen.

Banyak masyarakat yang enggan memeriksakan kesehatannya karena takut menghadapi kenyataan, atau baru berobat ketika penyakit sudah parah.

Padahal, menurut Menkes Budi, pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu mencegah dan menangani penyakit sejak dini.

Baca juga: Cek Kesehatan Gratis Dapat Deteksi Penyakit Paru dan Kurangi Kebiasaan Merokok

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ida Rahmawati juga mengungkapkan bahwa ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya.

Ibu, kata Ida, harus memberikan contoh gaya hidup sehat agar keluarga bisa menjaga kesehatannya dengan baik.

Ida Rahmawati juga mengajak seluruh ibu-ibu untuk menyebarkan informasi tentang Program CKG karena kemampuan mereka dalam membicarakan berbagai topik dengan baik.

Baca juga: Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

Terlebih, pemeriksaan kesehatan ini diberikan secara gratis, sehingga dapat menarik lebih banyak perhatian ibu-ibu untuk berpartisipasi dalam gerakan menyehatkan bangsa ini.

“Bahwa ibu itu mempunyai kekuatan, the power of emak-emak. Ingat itu, kekuatan kita the power of emak-emak. Kita menggunakan power itu untuk memberikan manfaat buat masyarakat di sekitar kita,” pungkas Ida Rahmawati.

Dengan semakin banyak ibu-ibu yang berpartisipasi dalam Program CKG, diharapkan Indonesia dapat mencapai Indonesia Emas dengan masyarakat yang sehat, pintar, dan produktif.

Baca juga: IDI: Data Program Cek Kesehatan Gratis Bisa Dukung Intervensi Kesehatan yang Lebih Tepat

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Dewi Yull: Telah Berpulang Ray Sahetapy, Ayah dari Anak-anakku

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah Pelancar BAB yang Bantu Bersihkan Usus Kotor

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

70 Link Download Twibbon Idul Fitri 1446 H Keren untuk Dibagikan ke Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Jurnalis Juwita Diduga Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL, Jelang Pernikahan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

150 Twibbon Idul Fitri 2025 dan Poster Selamat Lebaran 1446 H, Simpel dan Keren

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin 31 Maret

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

100 Link Twibbon Idul Fitri 2025 untuk Sambut Lebaran via Media Sosial

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Shalat Ied Bareng Ivan Gunawan, Ruben Onsu: Semoga Saya Istiqomah

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Global

Beli Perhiasan Emas 15 Kg Tunai, Wanita Ini Tuai Kritik di Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Myanmar Umumkan Masa Berkabung Nasional 7 Hari Usai Gempa
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau