Namun infeksinya tetap ada, meskipun sudah diobati.
Jika tidak diobati, penyakit sifilis dapat berkembang ke fase yang berpotensi serius.
Baca juga: Setelah Terkena Sifilis, Apa Akibatnya? Ini Ulasannya...
Pada stadium penyakit sifilis ini, seorang wanita tidak akan mengalami tanda apapun, sehingga terkada disebut sebagai tahap tersembunyi.
Tahap laten dapat berlangsung selama bertahun-tahun.
Penyakit sifilis tanpa pengobatan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius (komplikasi).
Setelah tahap laten, 30-40 persen penderita sifilis yang tidak mendapatkan pengobatan mengalami komplikasi yang dikenal sebagai sifilis tersier.
Penyakit sifilis pada tahap ini bisa menyebabakn kerusakan pada organ lain, seperti otak, saraf, mata, jantung, pembuluh darah, hati, dan tulang serta sendi.
Tanda-tanda sifilis pada wanita di tahap ini yang sudah memengaruhi sistem saraf (neurosifilis) meliputi:
Namun, neurosifilis dapat terjadi pada tahap mana pun, tidak hanya tahap tersier.
Jika sifilis menyerang jantung, hal ini dapat menyebabkan aneurisma, di mana aorta (arteri utama yang membawa darah dari jantung) pecah.
Jadi, tanda-tanda sifilis pada wanita yang sudah menyebar ke organ lain akan menunjukkan gejala berbeda.
Jika wanita yang merasakan gejala penyakti sifilis, Anda perlu segera periksa ke dokter ahli.
Baca juga: Bahaya Komplikasi Sifilis yang Bisa Menyerang Kardiovaskular
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.