Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

12 Faktor Risiko Kanker Serviks yang Perlu Diketahui

Kompas.com - 09/03/2022, 06:00 WIB
Shintaloka Pradita Sicca

Penulis

Sumber Cancer.org

KOMPAS.com - Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker terbanyak diderita wanita di Indonesia.

Hal itu mengutip buku "Cegah dan Deteksi Kanker Serviks" (2010) oleh Dra. Hartati Nurwijaya, DR. Dr. Andrijono, dan Prof. Dr. H.K Suheimi.

Penyakit kanker serviks menambah panjang deretan masalah yang dihadapi wanita dalam upaya meningkatkan kualitas hidupnya.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

Sehingga, faktor risiko kanker serviks perlu disadari oleh banyak wanita untuk melakukan deteksi dini dan pengobatan segera.

Mengutip Cancer.org, faktor risiko kanker serviks dibedakan dalam faktor yang dapat diubah atau dihindari dan faktor yang tidak dapat diubah.

Berikut ulasan faktor risiko kanker serviks tersebut:

Baca juga: 4 Cara Mencegah Kanker Serviks, Tak Hanya Suntik Vaksin HPV

Faktor risiko yang dapat diubah

1. Infeksi human papillomavirus (HPV)

Mengutip Cancer.org, infeksi human papillomavirus (HPV) adalah faktor risiko terpenting yang membuat seseorang bisa mengidap kanker serviks.

HPV dapat menginfeksi sel-sel pada permukaan kulit dan sel-sel yang melapisi alat kelamin, anus, mulut, serta tenggorokan.

Namun, tidak pada darah atau organ dalam seperti jantung atau paru-paru.

Baca juga: Kenakan Pakaian Serba Hitam, Istri Kedua Ray Sahetapy Melayat ke Rumah Duka

HPV dapat menyebar dari satu orang ke orang lain selama kontak kulit-ke-kulit. Salah satu cara penyebaran HPV adalah melalui aktivitas seksual, termasuk seks vaginal, anal, dan bahkan oral.

Berbagai jenis HPV menyebabkan kutil di berbagai bagian tubuh. Beberapa menyebabkan kutil umum di tangan dan kaki, yang lain cenderung menyebabkan kutil di bibir atau lidah.

2. Riwayat seksual

Mengutip Cancer.org, beberapa faktor yang berhubungan dengan riwayat seksual Anda dapat meningkatkan risiko kanker serviks.

Risiko kemungkinan besar dipengaruhi oleh peningkatan kemungkinan paparan HPV.

  • Menjadi aktif secara seksual di usia muda (terutama di bawah 18 tahun)
  • Memiliki banyak pasangan seksual
  • Memiliki satu pasangan yang dianggap berisiko tinggi (seseorang dengan infeksi HPV atau yang memiliki banyak pasangan seksual).

Baca juga: 8 Penyebab Kanker Serviks, dari Infeksi HPV sampai Hamil Terlalu Dini

3. Merokok

Mengutip Cancer.org, wanita yang merokok dua kali lebih mungkin terkena kanker serviks dibandingkan mereka yang tidak merokok.

Produk sampingan tembakau telah ditemukan dalam lendir serviks wanita yang merokok.

Para peneliti percaya bahwa zat dari tembakau merusak DNA sel serviks dan dapat berkontribusi pada perkembangan kanker serviks.

Baca juga: Trump Umumkan Kebijakan Tarif, Indonesia Kena 32 Persen

Merokok juga membuat sistem kekebalan tubuh kurang efektif dalam melawan infeksi HPV.

4. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah

Mengutip Cancer.org, sistem kekebalan tubuh penting dalam menghancurkan sel kanker dan memperlambat pertumbuhan dan penyebarannya.

Pada wanita dengan HIV, pra-kanker serviks mungkin berkembang menjadi kanker invasif lebih cepat dari biasanya.

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar, Dedi Mulyadi: Ada yang Nunggak 18 Tahun, Mau Kapan Bayarnya?

Kelompok wanita lain yang berisiko terkena kanker serviks adalah mereka yang menggunakan obat-obatan untuk menekan respons kekebalan mereka.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau