Salin Artikel

Jajal Challenge Viral saat Pandemi Corona Baik untuk Kesehatan Mental

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), wajar jika Anda merasa sedih, stres, bingung, takut, atau marah menghadapi krisis kesehatan global ini.

Untuk melindungi diri agar tidak tertular penyakit Covid-19 dan menjaga kesehatan mental, ada beberapa saran yang dianjurkan WHO.

Di antaranya tetap tinggal di rumah, menjaga gaya hidup sehat dan pola makan seimbang, cukup tidur, berolahraga teratur, dan menjaga kontak sosial lewat telepon atau gawai.

Di tengah anjuran tinggal di rumah selama pandemi corona, banyak orang mengikuti challenge atau tantangan di media sosial sebagai aktivitas waktu senggang.

Ada yang mengikuti tantangan "Until Tomorrow", "Pillow Challange", "Pass the Brush Challenge", membuat kopi Dalgona, menggarap kuis, sampai yang terbaru menyusun meses di atas roti tawar.

"Banyak orang merasa kesepian dan terisolasi selama tinggal di rumah saat pandemi global ini," jelas psikolog Heidi McBain kepada Bustle (24/4/2020).

Menurut McBain, komunitas digital yang menghubungkan satu orang dengan yang lain lewat dunia maya dapat membuat seseorang tetap merasa terhubung.

Beragam aktivitas media sosial kolektif baik menggunakan platform konferensi video, atau sekadar mencari foto lama dan mengunggah di situs berbagi foto dan video, dapat berdampak positif bagi kesehatan mental.

"Komunitas digital dapat menjadi jembatan untuk mengatasi kesenjangan hubungan sosial yang dibutuhkan selama jaga jarak dan terisolasi di masa pandemi," jelas psikolog klinis Dr. Joshua Klapow Ph.D.

Komunitas digital tersebut menawarkan cara alternatif berkelompok yang merupakan fitrah manusia.

Penelitian yang melibatkan 15.000 orang pada 2017 mengungkapkan, wanita yang kesepian rentan tertekan, cemas, merokok, dan lebih sering ke dokter.

Dengan membuat orang rentan kesepian terhubung lewat media sosial atau platform dunia maya, mereka jadi bisa terhubung dengan orang lain.

Studi yang diterbitkan di Computers In Human Behavior pada 2016 menemukan, aktivitas sederhana seperti berbagi foto atau gambar di media sosial dapat membuat seseorang tidak merasa terisolasi.

Sedangkan berbagi video yang tidak mengandung konten yang berbahaya di TikTok, disebut dapat mengatasi emosi.

Di tengah pandemi, tingkat stres dan kegelisahan banyak orang meningkat pesat karena kondisi masa depan yang tidak menentu ditambah berita duka setiap saat.

Kekurangan sistem pendukung sosial ini dapat ditambal dengan kehadiran media sosial dan berbagai challenge-nya.

"Komunitas digital dapat membantu kita tidak merasa sendirian dalam menghadapi krisis global ini," jelas McBain.

Anda bisa membagikan aktivitas remeh-temeh keseharian, memamerkan masakan, atau berbagi gambar tanaman dan hewan peliharaan di media sosial untuk menjaga kesehatan mental.

Sedangkan, partisipasi mengikuti tantangan di Instagram atau sekadar lucu-lucuan di Twitter juga dapat mengangkat semangat Anda di masa pandemi.

"Humor dapat membantu kita merasa lebih terhubung secara emosional. Selain itu, seru-seruan di media sosial juga bisa membuat kita tidak sendirian," imbuh McBain.

Kendati bisa menguntungkan kesehatan mental, Anda tetap perlu bijak mengonsumsi media sosial.

Ahli menyebut, terlalu banyak menyimak unggahan orang lain di media sosial membuat Anda terlepas dari dunia sekitar. Salah-salah, Anda bisa jatuh dalam depresi.

https://health.kompas.com/read/2020/04/26/101000168/jajal-challenge-viral-saat-pandemi-corona-baik-untuk-kesehatan-mental

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Apa Penyebab Jerawat di Vagina?

Health
Vaginosis Bakterialis

Vaginosis Bakterialis

Penyakit
5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

5 Cara Terapi Uap untuk Mengatasi Hidung Tersumbat

Health
Polisitemia Vera

Polisitemia Vera

Penyakit
Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Merasa Sakit di Bawah Payudara Kiri? Kenali Penyebabnya

Health
Oligomenore

Oligomenore

Penyakit
Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Mengapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal di Kulit?

Health
Tromboflebitis

Tromboflebitis

Penyakit
Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Nyeri Lengan Kiri Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung, Kenali Gejalanya

Health
Bayi Berat Lahir Rendah

Bayi Berat Lahir Rendah

Penyakit
Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Health
Insufisiensi Aorta

Insufisiensi Aorta

Penyakit
10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Health
Limfoma Non-Hodgkin

Limfoma Non-Hodgkin

Penyakit
Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.