Siapa Bilang Kopi Bisa Menahan Kantuk?

Kompas.com - 03/06/2010, 19:04 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Sore hari ketika Anda mulai lemas, atau malam ketika Anda harus begadang, secangkir kopi mungkin akan Anda siapkan. Banyak pula orang yang merasa otaknya tidak bisa bekerja maksimal pada pagi hari bila belum menikmati secangkir kopi.

Namun, para peneliti mengatakan, pengaruh kopi yang sudah terkenal sebagai penahan kantuk, ternyata hanya suatu ilusi. Anda yang banyak minum kopi sepanjang malam mungkin memang merasa lebih segar setelah minum secangkir pada pagi hari. Tetapi hal ini kemungkinan karena  pengaruh kafein pada malam sebelumnya.

Penelitian yang digelar oleh Bristol University ini mengumpulkan 379 orang yang tidak meminum kafein selama 16 jam sebelum minum kopi atau minuman sampel lainnya untuk mengetahui responsnya. Relawan dibagi antara mereka yang hanya minum sedikit kopi, dan yang minum dalam kadar sedang hingga tinggi.

Para peneliti lalu menemukan beberapa perbedaan kadar kewaspadaan di antara para relawan. Menurut Peter Rogers, dari departemen psikologi eksperimental di universitas tersebut, kita tidak mendapatkan keuntungan dari mengonsumsi kafein meskipun kita merasa lebih bugar karenanya, dan hanya membuat kita ke kondisi normal lagi.

Relawan yang merupakan peminum kopi golongan sedang hingga berat yang mengonsumsi minuman sampel dilaporkan tak lagi waspada dan malah sakit kepala. Kedua kondisi tersebut tidak dialami mereka yang minum kafein. Tetapi, kadar kewaspadaan mereka paska mengonsumsi kafein tidak lebih tinggi daripada mereka yang tergolong peminum kopi tingkat rendah yang menerima minuman sampel. Dengan kata lain, kafein hanya membuat peminum kopi tersebut kembali normal.

Secangkir kopi instan mengandung 60-100 mg kafein, tergantung pada kekuatan pemasakan kopinya. Teh mengandung 30-100 mg kafein, latte atau espresso mengandung 90-200 mg kafein, sedangkan 55 gr cokelat batang mengandung 40-50 mg kafein.

"Ada bukti-bukti luar biasa yang menunjukkan bahwa kafein memang meningkatkan kadar kewaspadaan dengan bertindak sebagai stimulan pada sistem saraf pusat, dengan mendorong pelepasan adrenalin," kata Dr Euan Paul, direktur pelaksana British Coffee Association.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengaruh ini tidak hanya ditemukan pada orang-orang dengan kewaspadaan rendah, seperti pekerja shift malam atau mereka yang harus bangun pagi-pagi, tetapi juga pada mereka yang memiliki kewaspadaan tinggi.

Kopi masih tergolong aman jika dikonsumsi dengan takaran tidak berlebihan, seperti 4-5 cangkir sehari. Namun perempuan hamil harus membatasi konsumsi kafeinnya hingga 200 mg sehari saja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Mengenal Prosedur Cuci Darah untuk Pasien Gagal Ginjal

    Mengenal Prosedur Cuci Darah untuk Pasien Gagal Ginjal

    Health
    Hiperkalemia

    Hiperkalemia

    Penyakit
    Selin Mual dan Muntah, Ini 4 Tanda Awal Kehamilan

    Selin Mual dan Muntah, Ini 4 Tanda Awal Kehamilan

    Health
    Sindrom Albright

    Sindrom Albright

    Health
    4 Hal yang Harus Dilakukan saat Orang Terdekat Mengalami Depresi

    4 Hal yang Harus Dilakukan saat Orang Terdekat Mengalami Depresi

    Health
    13 Penyebab Menstruasi Tidak Teratur, Tidak Bisa Disepelekan

    13 Penyebab Menstruasi Tidak Teratur, Tidak Bisa Disepelekan

    Health
    Fibroid Rahim

    Fibroid Rahim

    Penyakit
    4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

    4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

    Health
    Nyeri Panggul

    Nyeri Panggul

    Penyakit
    7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

    7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

    Health
    Nyeri Dada

    Nyeri Dada

    Penyakit
    17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

    17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

    Health
    Hernia Hiatus

    Hernia Hiatus

    Penyakit
    Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

    Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

    Health
    Batuk Kering

    Batuk Kering

    Penyakit
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.