Pedasnya Cabai, Cegah Kanker Sampai Redakan Nyeri

Kompas.com - 22/02/2012, 09:45 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Sambal termasuk dalam kuliner Indonesia yang bisa membuat makanan terasa lebih nikmat dan merangsang nafsu makan. Di balik itu, ternyata rasa pedas dari sambal tersebut memiliki manfaat untuk mengurangi rasa nyeri bahkan pencegahan kanker.

Capcaisin, zat yang menimbulkan rasa pedas pada cabai, diketahui efektif untuk mengurangi nyeri akibat penyakit artritis, rasa gatal, bahkan nyeri saraf.

"Saat kita makan cabai yang pedas tubuh akan mengeluarkan endorfin untuk menghambat rasa panas yang dianggap tubuh sebagai rasa nyeri," kata Paul Bosland, direktur New Mexico State University Chile Pepper Institute.

Menurut dia, capcaisin juga bisa dimanfaatkan untuk orang-orang yang menderita penyakit psoriasis untuk mengurangi rasa gatal dan inflamasi.

Beberapa penelitian juga mengaitkan capcaisin dengan penurunan berat badan, meski belum didukung oleh data-data yang kuat.

Dr. Ashwin Mehta, dari University of Miami's Miller School of Medicine, mengatakan capcaisin diduga kuat mampu membunuh sel kanker prostat. "Dalam tes di laboratorium para peneliti menemukan kaitan tara peningkatan kematian sel kanker dengan capcaisin," katanya.

Ada juga studi yang menemukan bahwa orang yang sering mengasup cabai lebih jarang menderita kanker prostat. "Ini tidak berarti cabai mengobati kanker prostat, tetapi untuk pencegahan," kata Bosland.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menjelaskan, cabai juga sarat akan karotenoid dan flavonoid, yang bisa melawan radikal bebas dalam tubuh. Seperti diketahui radikal bebas adalah penyebab kanker.

Menurut penelitian para ilmuwan dari Universitas Maryland Medical Center, capcaisin yang sudah dilarutkan juga bisa dipakai untuk mengatasi infeksi telinga. Bahkan ada penelitian yang mengaitkan komponen itu untuk mengatasi heartburn.

Namun capcaisin yang dipakai dalam penelitian-penelitian tersebut adalah capcaisin murni yang sudah diekstrak dan mengandung 15 juta scoville unit, atau ukuran tingkat kepedasan cabai.

Sebagai perbandingan, cabai paling pedas di dunia, yakni Trinidad Moruga Scorpion, mengandung 1,2 juta scoville unit, dan jalapeno mengandung 5.000 unit. Efek panas setelah mengonsumsi cabai-cabai tersebut bisa bertahan sampai 20 menit.

 


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Penyakit
Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.