Kompas.com - 22/10/2012, 08:51 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Ketika anak sulit makan atau sering memilih makanan, jangan terburu-buru untuk mendesaknya menghabiskan makan yang Anda sediakan untuknya. Sebelum memaksa anak makan, coba kenali dulu penyebab anak mogok makan. Bisa jadi salah satu penyebabnya adalah karena dia alergi pada makanan tertentu.

"Alergi pada makanan tertentu membuat anak lebih peka pada aroma dan citarasa makanan yang tak mereka suka. Akibatnya mereka tidak akan memilih makanan tersebut," tukas dr Tatang Puspanjono, SpA, dalam seminar "Tantangan dan Solusi Anak Sulit Makan" di Rumah Sakit MRCCC Siloam, Semanggi, Jakarta, Sabtu (20/10/2012) lalu.

Alergi pada makanan tertentu akan membuat anak sulit menikmati aneka variasi makanan. Lebih parahnya, anak bisa mengalami kekurangan vitamin tertentu.

Baca juga: Alergi Susu Sapi Bikin Anak Kurus?

Menurut dr Tatang, sebenarnya alergi ini bisa disembuhkan. Hanya saja, prosesnya membutuhkan waktu lama dan kesabaran orang tua. "Alergi bisa dihilangkan dengan terapi sensitivitas pada anak," jelasnya.

Terapi sensitivitas ini dilakukan dengan memberi alergen (penyebab alergi) sedikit demi sedikit dan secara bertahap. Tujuannya untuk membantu merangsang antibodi untuk menciptakan zat kebal terhadap alergen. Misalnya jika anak alergi udang, coba campur 1/8 bagian udang ke dalam makanannya.

Baca juga: Suka Seafood, tapi Alergi

Lakukan "terapi udang" ini selama sebulan. Jika tidak ada masalah, Anda bisa meningkatkan "dosis" udang yang dicampur ke dalam makanannya di bulan selanjutnya. Hal ini bisa dilakukan sampai anak benar-benar bisa menyantap udang tanpa masalah.

Yang harus Anda perhatikan adalah reaksi yang mungkin ditimbulkan dalam terapi ini. Terapi ini tak bisa dilakukan dalam waktu cepat, karena pembentukan kekebalan tubuh terhadap alergen tergantung pada kondisi tubuh anak. Jika saat melakukan terapi ini anak mengalami masalah alergi (misalnya kulit merah, bentol-bentol, atau gatal), sebaiknya hentikan dulu sampai anak sembuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.