Kompas.com - 22/02/2013, 00:58 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Bayi prematur yaitu bayi yang lahir sebelum waktu gestasi yang cukup atau kurang dari 37 minggu. Bayi prematur memiliki kesulitan untuk beradaptasi di luar kandungan, salah satunya kesulitan untuk beradaptasi dengan makanan yang diterimanya. Oleh sebab itu, bayi prematur membutuhkan Air Susu Ibu (ASI) yang berbeda pula dari yang biasanya diterima oleh bayi yang lahir normal.

Dokter spesialis anak Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) Risma Kerina Kaban menururkan, "Kebutuhan ASI yang berbeda pada bayi prematur, untungnya sesuai dengan jenis ASI yang dihasilkan ibunya. ASI dari ibu yang melahirkan prematur berbeda dengan ASI dari ibu yang melahirkan cukup bulan karena memang kebutuhannya berbeda.

Dalam Seminar yang diadakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia Kamis (21/2/2013) di Jakarta itu, Risma menjelaskan karakteristik ASI yang dibutuhkan oleh bayi prematur memiliki kandungan protein yang sangat tinggi dengan kandungan lemak dan karbohidrat yang rendah. ASI dari ibu bayi prematur juga mengandung banyak zat-zat penangkal penyakit antara lain secret Ig A, Lysozyme, Lactoferin, dan interferon yang lebih tinggi dibandingkan dengan ASI yang dihasilkan ibu dengan usia kehamilan cukup bulan. Akan tetapi, seringkali terjadi kesulitan bagi bayi prematur untuk mendapatkan ASI yang sesuai kebutuhannya karena waktu atau proses ASI ibu beradaptasi menjadi ASI "normal" lebih cepat dari usia bayi untuk mencapai usia cukup bulan.

"Misalnya bayi dilahirkan saat usia gestasi 7 bulan, maka ia membutuhkan waktu sekitar 2 bulan untuk mendapatkan ASI khusus. Sedangkan ASI ibunya menjadi ASI yang normal setelah dua minggu pasca melahirkan," tutur Risma. "ASI bagaimana pun adalah makanan yang terbaik bagi bayi. ASI mudah diserap karena mengandung enzim. Keuntungan ASI sangat banyak, secara umum membuat kesehatan bayi menjadi lebih baik bahkan hingga bayi dewasa," ungkapnya.

Dengan segudang manfaat dari ASI ini lah, bayi sangat perlu menerima ASI. ASI baik segar maupun yang sudah didinginkan harus menjadi makanan utama bagi bayi. "Ketika ASI ibu bayi prematur sudah berubah menjadi ASI biasa, maka ASI perlu diproses dengan human milk fortifier, terutama bagi bayi yang masih memiliki berat badan kurang dari 1500 gram," tandas Risma.

Cara pemberian ASI pada bayi prematur pun perlu cara khusus karena bayi biasanya belum memiliki refleks menelan dan menghisap yang sempurna sehingga membutuhkan alat yang bernama orogastric drip, jelas Risma.

Apabila kemampuan bayi sudah semakin baik, maka bisa beralih ke alat pipet, sendok, atau cangkir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
Impotensi

Impotensi

Penyakit
5 Obat Prostat dan Fungsinya

5 Obat Prostat dan Fungsinya

Health
Meningitis

Meningitis

Penyakit
6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

Health
Acrophobia

Acrophobia

Penyakit
Bisa Sebabkan Masalah Jantung, Kenali 7 Risiko Binge Watching

Bisa Sebabkan Masalah Jantung, Kenali 7 Risiko Binge Watching

Health
Kondrosarkoma

Kondrosarkoma

Penyakit
6 Jenis Kanker yang Bisa Memiliki Gejala Sakit Pinggang

6 Jenis Kanker yang Bisa Memiliki Gejala Sakit Pinggang

Health
Rinitis Alergi

Rinitis Alergi

Penyakit
4 Penyakit Hati yang Harus Diwaspadai

4 Penyakit Hati yang Harus Diwaspadai

Health
Palpitasi Jantung

Palpitasi Jantung

Penyakit
Waspadai, Sering Stres Biisa Turunkan Daya Ingat

Waspadai, Sering Stres Biisa Turunkan Daya Ingat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.