10 Hal yang Perlambat Kemampuan Bakar Kalori

Kompas.com - 10/08/2013, 07:20 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Tubuh pada dasarnya memiliki mekanisme sendiri untuk membakar kalori yang masuk. Setiap sel dalam tubuh memiliki peran untuk mengubah makanan menjadi energi untuk menjaga sistem tubuh tetap berjalan dengan baik.

Semakin cepat metabolisme tubuh, maka semakin banyak kalori yang dibakar. Sayangnya, ada pula hal-hal yang memperlambat metabolisme tubuh. Inilah yang membuat kalori yang kita asup tidak sepenuhnya diubah menjadi energi sehingga menambah lemak tubuh. Agar metabolisme tubuh tidak lambat, maka hindarilah 10 hal berikut.

1. Makan tidak teratur
Sebuah studi tahun 2012 menunjukkan, tikus yang diberi makan dengan jadwal yang tidak teratur lebih cepat bertambah berat badan dibandingkan tikus yang diberi makan dengan jadwal yang teratur. Para peneliti menduga, makan di waktu yang sama setiap hari akan membuat tubuh membakar lebih banyak kalori di antara waktu makan.

2. Makan makanan yang tercemar pestisida
Organoklorin, bahan kimia yang ada dalam pestisida, dapat mengganggu metabolisme tubuh sehingga makan makanan yang tercemar pestisida akan membuat kita lebih sulit untuk menurunkan berat badan. Maka pastikan sayur dan buah yang dimakan bebas pestisida, atau paling tidak selalu bersihkan bahan pangan tersebut dengan prosedur yang benar sebelum dimakan.

3. Kurang tidur
Studi menunjukkan, orang yang tidur lebih sedikit memiliki metabolisme yang lebih lambat daripada mereka yang cukup tidur. Studi juga menemukan, kurang tidur membuat kalori yang dibakar tubuh tidak sebanyak seperti saat cukup tidur.

4. Kurang zat besi
Zat besi membantu membawa oksigen ke otot. Jika kadar zat besi dalam tubuh terlalu rendah, maka otot tidak akan mendapat pasokan oksigen yang cukup dan metabolisme melambat. Karena itu, konsumsi makan kaya zat besi seperti kacang-kacangan maupun sayur-sayuran hijau gelap dapat mempercepat metabolisme.

5. Makan terlalu sedikit
Saat melewatkan waktu makan, tubuh menjadi kelaparan dan secara otomatis memperlambat laju metabolisme.

6. Duduk terlalu lama
Diam dalam posisi yang sama seperti duduk bahkan hanya selama 20 menit sudah dapat menghalangi metabolisme.

7. Jet lag
Waktu biologis tubuh mengontrol kemampuan sel-sel untuk melakukan metabolisme. Saat ritme tersebut dirusak karena perjalanan beda zona waktu yang membuat jet lag, maka fungsi sel tubuh pun tidak berjalan dengan semestinya, termasuk fungsi metabolisme.

8. Tidak cukup kalsium
Kalsium memiliki peran untuk mengatur metabolisme lemak. Maka diet tinggi kalsium akan membantu membakar lemak lebih banyak.

9. Dehidrasi
Semua sistem sel dalam tubuh tergantung pada air, termasuk metabolisme. Jika tubuh dehidrasi, maka tubuh melakukan metabolisme dua persen lebih lambat daripada saat terhidrasi dengan baik.

10. Melewatkan sarapan
Saat kita melewatkan sarapan, kita cenderung untuk makan berlebihan saat makan siang. Padahal saat melewatkan makan, metabolisme tubuh melambat dan tidak mampu membakar kalori berlebihan yang diasup saat makan siang tersebut.

Baca tentang

Sumber FOXNews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X