Waspadai Asupan Kafein pada Anak

Kompas.com - 12/02/2014, 11:59 WIB
shutterstock
|
EditorAsep Candra

Dalam riset ini, peneliti menganalisa hasil survei kesehatan 1999-2010 melibatkan 22 ribu responden usia 2-22 tahun. Pada survei tersebut anak atau  orangtuanya menjawab pertanyaan seputar apa yang mereka makan dan minum sehari sebelumnya. Pertanyaan ini merupakan metode umum umtuk mengetahui pola makan masyarakat Amerika.

Hasilnya pada 2010, asupan kafein pada anak usia 19-22 tahun sebanyak10 persen berasal dari minuman energi. Pada anak usia 17-18 tahun, konsumsi minuman berenergi menjadi 2 persen, dan 3 persen di usia 12-16 tahun.

Pada usia lebih muda, tidak ditemukan asupan kafein yang berasal dari minuman berenergi. Anak usia pra-sekolah mengkonsumsi kafein dalam produk makanan dan minuman.

Menurut ahli statistik kesehatan dari CDC, Amy Branum, rata-rata asupan kafein per hari dalam penelitian tersebut adalah 60-70 miligram, atau setara secangkir kopi (180 ml) atau 2 kaleng soda.  Untuk anak yang paling kecil, jumlah asupannya di bawah 60-70 miligram.

Tingkat rata-rata konsumsi minuman energi dalam penelitian tampak meningkat. Walau minuman energi tidak menjadi sumber kafein terbesar, tetapi dan hal ini perlu diwaspadai.

Soda menjadi sumber kafein terbesar pada anak dan remaja. Pada anak usia lebih dari 5 tahun, soda menjadi sumber kedua terbesar setelah teh. Asupan soda makin menurun pada semua umur akibat beberapa sekolah berhenti menjual soft drink bergula karena kepedulian pada obesitas.

Menurut American Beverage Association, kefein ditambahkan dalam batas aman pada minuman sebagai penguat rasa. Penambahan ini sudah berlangsung lebih dari 100 tahun pada berbagai produk, antara lain soft drink dan minuman energi. “Kafein dalam kopi dan minuman energi dapat menimbulkan rasa senang dan waspada,” ungkap asosiasi produsen minuman tersebut dalam situsnya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X