Kompas.com - 30/03/2014, 10:29 WIB
Ilustrasi BPJS TRIBUNNEWS/HERUDIN Ilustrasi BPJS
|
EditorWardah Fajri
KOMPAS.com- Pelayanan kesehatan yang tepat tak hanya memberi manfaat bagi pasien tapi juga kepada Pemberi Pelayanan Kesehatan (PPK) primer misalnya klinik swasta. Klinik bisa memperoleh keuntungan dari kapitasi atau sistem pembiayaan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dibayarkan BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan primer.
 
"Sistem JKN mengembalikan diagnosis yang memang bisa diselesaikan di PPK primer tanpa perlu ke rumah sakit. Misalnya penyakit hipertensi terkendali yang bisa diselesaikan di klinik. Sistem ini mensyaratkan efektivitas sehingga tenaga dan fasilitas kesehatan tidak bisa mencari keuntungan dari pasien," kata pemilik dan pengelola klinik swasta Anisa, H.A.H Alfikri, di Padang, Kamis (27/3/2014).
 
Klinik Anisa merupakan satu dari 19 klinik swastayang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, dalam pelaksanaan program JKN. Menurut Alfikri, terjadi peningkatan pasien sekitar 200 persen selama pelaksanaan JKN. Jumlah ini lebih besar dibanding kunjungan saat pelaksanaan Jamkesmas.
 
Menurut Alfikri, dalam satu hari kliniknya menerima 30-50 pasien dengan porsi untuk peserta JKN mencapai 90 persen. Sedangkan saat program Jamkesmas kunjungan pasien hanya 10-20 orang tiap harinya. Pasien yang datang ke faskes primer selain mengalami penyakit sesuai diagnosis, juga menjalani perawatan lanjutan untuk penyakit kronis.
 
Dengan manajemen yang baik, faskes bisa memperoleh keuntungan. Besaran keuntungan bahkan lebih besar daridapa saat mengikuti Jamkesmas.
 
"Sejak Januari kita selalu mendapat surplus. Namun besarannya tidak bisa dirinci yang jelas
bisa untuk membayar karyawan dan dokter," kata Alfikri.

Alfikri kemudian merinci empat komponen yang bisa diatur klinik atau PPK primer lainnya untuk mendapatkan surplus selama pemberlakuan JKN:
 
1. Pemeriksaan lab
Pemeriksaan lab di klinik ini sebagi penunjang. Biaya untuk lab, sebesar Rp 10.000, tidak masuk dalam tarif kapitasi yang ditetapkan pemerintah untuk klinik dengan fasilitas seperti Anisa

"Kita menyediakan pemeriksaan sesuai kebutuhan pasien. Untuk tes kadar gula bisa gratis. Operasional lab membutuhkan dana kurang lebih Rp 3 juta," kata Alfikri.

 
2. Apotek
Sampai saat ini pengadaan obat untuk JKN masih menggunakan Daftar Plafon Harga Obat (DPHO), yang juga digunakan Jamkesmas. DPHO kemudian disesuaikan dengan standar klinik dan kapitasi yang tersedia. Alhasil, apotek menghabiskan dana sekitar Rp 30 juta dalam satu bulan. Angka ini lebih rendah dibandingkan saat Jamkesmas yang dananya mencapai Rp 50 juta sebulan.

3. Biaya kapitasi
Penerapan JKN ternyata meningkatkan biaya kapitasi yang ditagihkan pada pemerintah. Jika selama penerapan Jamkesmas klinik Anisa hanya menagih kapitasi sebesar Rp 30 juya, maka JKN membutuhkan Rp 45 juta. Peningkatan kapitasi dikarenakan banyaknya peserta JKN yang datang ke fasilitas PPK 1. Kapitasi ini kemudian digunakan untuk menutupi biaya yang dikeluarkan klinik. 

4. Doker gigi
Dokter gigi mendapat jatah kapitasi Rp 2.000 per pasien, lebih tinggi dibanding era Jamkesmas yang hanya mendapat Rp 800 per pasien. Besaran ini ternyata meningkatkan kunjungan pasien menjadi 6-10 pasien per hari. Setelah klaim cair, biaya yang diperoleh dibagi 70 persen untuk klinik dan 30 persen untuk doker gigi.
 
"Empat komponen tersebut kemudian saling mengisi, hingga akhirnya bisa surplus. Tenaga kesehatan yang mengerti pelaksanaan JKN seharusnya bisa juga melakukannya, tanpa mengganggu operasional klinik," kata Alfikri.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.