Kompas.com - 03/02/2015, 14:10 WIB
EditorLusia Kus Anna

Di sejumlah daerah dilaporkan peningkatan jumlah kasus DBD. Di Kota Padang, Sumatera Barat, Januari lalu, 48 warga dirawat di rumah sakit dan 2 pasien meninggal. Namun, pemerintah daerah setempat belum menetapkan status KLB DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Eka Lusti, di Padang, kemarin, menyatakan, status kejadian luar biasa DBD belum ditetapkan karena belum ada peningkatan kasus secara signifikan dari bulan sama pada 2014 yang sebanyak 50 kasus. ”Status KLB ditetapkan jika jumlah kejadian bulan ini dua kali dari bulan yang sama tahun lalu,” katanya.

Di Provinsi Sumatera Selatan, pada Januari, ada 335 pasien DBD, naik 54 persen dari Desember 2014 yang sebanyak 217 penderita. Dua penderita di antaranya meninggal. Menurut Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Sumsel Mulyono, peningkatan tajam kasus DBD di Sumsel terjadi sejak Desember 2014.

Dengan peningkatan kasus itu, Sumsel berstatus waspada DBD. Penyebaran DBD diperkirakan mencapai puncak pada Maret nanti. Untuk itu, sejumlah upaya pencegahan DBD dilakukan antara lain pengasapan di daerah permukiman dan pendeteksian dini DBD di puskesmas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Akhyani Raksanagara menyatakan, penyebaran DBD di kota itu perlu diwaspadai mengingat tingginya mobilitas warga dari daerah lain. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berharap perangkat kesehatan di Jabar siaga DBD dengan menyiapkan layanan hingga ketersediaan ruang perawatan.

Penularan DBD juga meluas di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga 31 Januari 2015, ada 181 kasus DBD, satu korban meninggal. Namun, pemerintah daerah belum menganggarkan dana pemberantasannya. (ZAK/HRS/IRE/CHE/NIT/ADH/B07/B08)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.