Kompas.com - 02/10/2015, 07:18 WIB
Iklan Layanan Masyarakat untuk berhenti merokok. dok. Pusat Promosi KesehatanIklan Layanan Masyarakat untuk berhenti merokok.
|
EditorLusia Kus Anna
JAKARTA, KOMPAS.com — Merokok tak hanya berbahaya bagi mereka yang mengisapnya, tetapi juga mereka yang terpapar asapnya. Tak heran jika perokok pasif juga memiliki risiko terkena penyakit seperti perokok aktif.

Kepala Pusat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan Eni Gustina mengatakan, asap rokok mengandung zat berbahaya dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan jika terhirup dalam hitungan menit saja.

"Dengan terpapar asap rokok selama 30 menit, itu akan berpengaruh pada pernapasan kita," ujar Eni dalam acara peluncuran iklan pengendalian tembakau di Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Salah satu kandungan berbahaya dari rokok adalah nikotin yang akan menempel pada paru-paru. Nikotin bisa merusak sel-sel di paru-paru dan berdampak buruk bagi organ lainnya. "Paru-paru kan untuk mengisap oksigen. Bisa dibayangkan kalau alat untuk mengisap oksigen sebagian tertutup nikotin tadi. Oksigen untuk bekerja otak, jantung," jelas Eni.

Zat beracun dalam asap rokok yang masuk ke peredaran darah juga bisa merusak pembuluh darah. Efek negatif terpapar asap rokok mungkin tak langsung terasa bagi tubuh. Jika terhirup dalam jangka panjang, tentunya bisa menyebabkan penyakit kronis, seperti jantung, stroke, dan berbagai jenis kanker.

Bahaya terpapar asap rokok bukan tanpa bukti. Salah satu korban perokok pasif yaitu Ike Wijayanti (37) yang menderita kanker laring. Ike terpaksa kehilangan suaranya dan lehernya bolong. Padahal, Ike tidak pernah merokok, tetapi ia setiap hari terpapar asap rokok di tempat kerjanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Penis Lecet
Penis Lecet
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.