Kompas.com - 25/11/2015, 13:00 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Namanya juga anak-anak, pasti ada saja perilakunya yang tidak sesuai keinginan kita sebagai orangtua. Bagaimana cara yang tepat agar anak mengubah perilakunya yang keliru dan tidak disiplin?

Menegur anak, menurut psikolog Naomi Soetikno, M.Pd dari Universitas Tarumanegara, bisa dilakukan dengan tegas dan jelas. Namun, hindari kata-kata negatif yang bisa menjatuhkan harga diri anak.

Kata-kata negatif seperti bodoh atau nakal, sebaiknya dihindari. Mengancam  anak juga tidak dianjurkan.

"Kata-kata negatif dan cenderung menjatuhkan, atau pun intonasi suara tertentu bisa membuat anak ciut. Jika hal ini jadi kebiasaan lama-lama anak tidak memiliki rasa percaya diri dan juga konsep diri yang baik," kata Naomi.

Selain itu, orangtua juga perlu memperhatikan pilihan kata agar anak tidak rancu dalam mengartikan.

"Misalnya saat anak menumpahkan air. Jangan berkata, 'Sayang, kok tumpah sih airnya'. Kata sayang tersebut jadi rancu karena biasanya anak mendengar kata itu ketika ibunya sedang memeluk," ujarnya.

Ketika menegur anak, fokuslah pada perilakunya. Contohnya, "Adik, itu airnya tumpah, nanti kamu bisa terpeleset".

"Jadi perilakunya yang diberitahu. Dengan demikian tidak membingungkan dan juga tidak menjatuhkan rasa percaya dirinya seperti jika kita memaki-maki dia," katanya.

Semakin sering anak mendapatkan label negatif, akan semakin mengantarkan anak pada kegagalan berulang. Selain itu kondisi psikologis anak bisa terluka.

Meski demikian, memang ada kondisi tertentu yang bisa membuat orangtua kehilangan kesabarannya. Capek sepulang kerja atau ada masalah dengan pasangan, bisa membuat kita mudah marah.

"Berhadapan dengan orang lain itu seperti cermin, kita bisa mudah terpengaruh. Oleh karena itu agar tidak terpancing emosi, lakukan stabilisasi. Turunkan emosi dengan cara menarik napas, memegang benda yang ada di sekitar dan rasakan benda itu agar kembali pada kesadaran. Dengan begitu logika bisa normal lagi," sarannya.

Tingkatkan kebersamaan dengan anak agar lebih mudah memberikan komentar positif. Selalu berikan apresiasi, bukan hanya pujian tapi pada situasi konkrit yang terjadi. Misalnya, saat anak membersihkan kamarnya, beri pujian bahwa kamar yang bersih dan rapi akan membuat suasana lebih nyaman.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.