Kompas.com - 16/02/2016, 07:10 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Dikenal secara turun temurun, rumput fatimah (Labisia pumila) diklaim bisa membantu melancarkan persalinan. Tetapi para dokter kandungan melarang keras pasiennya mengonsumsi herbal ini.

Setelah menanti selama 2,5 tahun, Merry (28) akhirnya berhasil mengandung. Selama hampir 9 bulan kehamilannya berjalan lancar tanpa ada keluhan yang berarti. Namun saat menginjak usia kehamilan 37 minggu, atas saran kerabatnya, ia meminum ramuan rumput fatimah.

"Waktu itu memang belum ada tanda-tanda persalinan walau sudah hamil tua," kata wanita yang berdomisili di Tegal Jawa Tengah ini.

Merry yang selama ini selalu berhati-hati dalam mengonsumsi apa pun, entah mengapa percaya begitu saja pada saran kerabatnya yang memberikan rumput fatimah. "Saya minum satu gelas besar rendaman rumput fatimah yang diberi air panas," ujarnya.

Setelah habis meminum reamuan tersebut, ia lalu mencari tahu manfaat dari ramuan tanaman kering itu melalui Google. Alangkah paniknya ia setelah tahu bahayanya.

"Saya langsung bergegas ke rumah sakit untuk berkonsultasi dengan dokter. Selama di perjalanan berbagai pikiran negatif memenuhi otak, meski waktu itu tak merasakan gejala apa pun," kata ibu dari Raina Nahda Fauzi (3,5 bulan) ini.

Dokter yang mengetahui ia sudah mengonsumsi rumput fatimah akhirnya memintanya untuk diobservasi selama 24 jam karena khawatir terjadi kontraksi berlebihan. Beruntung tidak ada efek negatif yang dialaminya akibat ramuan tersebut. Merry akhirnya melahirkan secara normal dua minggu kemudian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hormon oksitosin

Sebuah penelitian di Malaysia tahun 1998, menemukan adanya kandungan hormon oksitosin di dalam rumput fatimah. Hormon ini dapat merangsang timbulnya kontraksi. Inilah yang membuat rumput fatimah dikenal sebagai obat yang dapat membantu persalinan.

Walau begitu menurut dr.Ali Sungkar, Sp.oG, tidak ada takaran pasti dari rumput fatimah sehingga efeknya tidak bisa diketahui.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Memahami Apa Itu Long Covid dan Bagaimana Mengatasinya?

Health
Kulit Bersisik

Kulit Bersisik

Penyakit
4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Tumor Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

Health
Lesi Kulit

Lesi Kulit

Penyakit
Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
3 Cara Mengobati Kencing Batu

3 Cara Mengobati Kencing Batu

Health
Infeksi Parasit

Infeksi Parasit

Penyakit
Lidah Geografik

Lidah Geografik

Penyakit
Bibir Sobek

Bibir Sobek

Penyakit
Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Health
Kaki Panjang Sebelah

Kaki Panjang Sebelah

Penyakit
Kisah M. Habib Shaleh, 'Lahir Kembali' setelah Koma Cedera Olahraga

Kisah M. Habib Shaleh, "Lahir Kembali" setelah Koma Cedera Olahraga

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.