Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/04/2016, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Selain lapar dan perasaan gampang marah, melewatkan satu atau dua waktu makan seperti orang yang sedang diet ketat, kelaparan, atau menderita anoreksia, ternyata berpengaruh kuat pada tubuh.

Pada enam jam pertama setelah kita melewatkan waktu makan, sebenarnya tak banyak perubahan yang dirasakan. Tubuh akan memecah glikogen atau cadangan energi.

Lalu  setelah 6 jam kemudian kita akan merasa sangat lapar dan juga mudah marah yang disebut juga dengan hangry. Ini karena glikogen sudah menipis tapi belum ada asupan yang masuk.

Begitu kita mulai lapar, tubuh akan masuk ketosis, yakni memecah lemak sebagai sumber energi. Namun lemak akan diubah menjadi asam lemak yang tidak bisa dipakai otak.

Sumber energi otak adalah glukosa. Akibatnya, otak melakukan perubahan dan sebisa mungkin mencari sumber energi, namun tidak pernah bisa mendapat jumlah maksimal yang diperlukan untuk berfungsi 100 persen.

Setelah 72 jam tidak makan apa pun, mood dan energi kita menjadi sangat rendah, lalu otak mulai memecah protein tubuh menjadi asam amino untuk diubah menjadi glukosa. Hal ini baik bagi otak, tetapi tidak untuk tubuh karena massa otot akan berkurang.

Pada wanita, kekurangan nutrisi akibat asupan yang kurang ini bisa menyebabkan menstruasi terhenti. Selain itu kepadatan tulang dan juga libido ikut menurun.

Dalam satu atau dua minggu setelah asupan berkurang, tubuh akan menjadi lemah karena kekurangan vitamin dan mineral sehingga penyakit mudah menyerang.

Kehabisan cadangan glukosa, tidak adanya jaringan atau pun otot, juga dapat berdampak kematian karena gangguan irama jantung akibat berkurangnya jaringan tubuh, termasuk di jantung. Kegagalan fungsi organ juga sangat mungkin terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com