Kompas.com - 17/05/2016, 21:25 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com — Bir mendapat reputasi buruk karena kerap disalahgunakan untuk bermabuk-mabukan. Padahal, jika diminum sedikit atau dalam kadar moderat, bir punya banyak manfaat sehat.

Pilih bir tak beralkohol jika Anda tak bisa atau tak boleh mengonsumsi alkohol, juga agar Anda tak terjebak pada kondisi mabuk akibat konsumsi alkohol yang berlebihan.


Bisa membantu pemulihan pasca-latihan
Minum bir pasca-latihan dapat membantu Anda pulih dengan lebih cepat, menurut hasil sebuah studi di Spanyol.

Para peneliti di Universitas Granada meminta siswa untuk latihan sampai suhu tubuh mereka mencapai 40 derajat celsius, kemudian meminta mereka minum bir atau air.

Hasilnya, mereka yang minum bir sedikit lebih terhidrasi dibanding mereka yang meminum air putih. Meski demikian, para peneliti tetap menyarankan agar Anda meminum air putih dan minuman berprotein juga untuk mempercepat pemulihan.

Melindungi otak Anda
Senyawa dalam bir dapat melindungi Anda terhadap penyakit alzheimer dan parkinson, menurut hasil sebuah studi dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry.

Para peneliti di China menemukan bahwa senyawa xanthohumol dalam bir dikenal memiliki manfaat antioksidan dan antikanker, yang dapat memperlambat perkembangan penyakit saraf degeneratif.


Meningkatkan kekebalan tubuh
Orang yang tidak minum bir akan tiga kali lebih mungkin untuk menderita flu, menurut hasil sebuah studi dari Unit Common Cold di Salisbury.

Mengapa? Minum bir dalam kadar tertentu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi, demikian menurut sebuah studi dari Oregon Health dan Science University.

Para peneliti tidak tahu alasan di balik kondisi lebih sedikit berisiko terhadap flu bagi orang yang minum bir. Namun, diduga ada manfaat antioksidan dalam gandum sebagai bahan dasar pembuat bir yang melindungi sel dari kerusakan.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Shape
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.