Kompas.com - 23/10/2016, 17:07 WIB
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Kelahiran prematur adalah kondisi yang perlu dihindari. Ada banyak dampak negatif jika ibu mengalami kelahiran prematur, seperti berdampak kesehatan pada anak dan masalah pada saluran reproduksi ibu.

Untuk itu, ibu perlu mewaspadai tanda kelahiran prematur agar bisa mendapatkan penanganan medis. Mengetahui tanda-tanda tubuh akan kelahiran prematur sangat penting sebagai langkah pencegahan.

Salah satu tanda umum yang bisa diketahui ialah keputihan. Cairan vagina yang keluar saat hamil memang normal terjadi. Namun, perubahan cairan tiba-tiba dapat menjadi tanda kelahiran prematur apalagi perubahan tersebut terjadi pada trimester akhir kehamilan.

Biasanya cairan vagina berubah menjadi warna merah muda atau warna merah yang semakin jelas. Peningkatan jumlah cairan secara tiba-tiba juga perlu diwaspadai.

Selain cairan yang keluar dari vagina, tanda kelahiran prematur juga ditandai dengan kram pada bagian perut. Kram perut di bagian bawah seperti menstruasi bisa jadi gejala kelahiran prematur. Kram perut bisa datang dengan waktu yang teratur.

Namun, bisa jadi kram perut muncul secara tiba-tiba atau bahkan terjadi secara terus menerus. Nyeri perut juga bisa dirasakan seperti ada gas di dalam perut atau seperti usus yang terlilit.

Nyeri memang tanda paling umum dari kelahiran prematur. Selain kram atau nyeri perut, ibu yang mengalami nyeri di bagian punggung bawah juga perlu waspada. Kram atau nyeri punggung bisa jadi tanda kelahiran prematur.

Gejala yang jelas terjadi adalah kontraksi. Jika ibu mengalami kontraksi sebelum usia 37 minggu perlu waspada dan memantau seberapa sering mengalami kontraksi dan jarak waktu antara setiap kontraksi. Lebih dari 5 kontraksi perjam atau terjadi kurang dari 15 menit sekali bisa jadi potensi masalah.

Lalu, apa yang perlu dilakukan jika mengalami tanda kelahiran prematur? Segera periksakan diri ke dokter.

Bisa jadi ini tanda kelahiran yang palsu atau jika memang iya, dokter akan melakukan berbagai cara untuk menahan waktu kelahiran.

Bahkan, menurut penelitian National Institute of Children Heath sekitar setengah wanita yang memiliki tanda kelahiran prematur dapat menjaga kehamilan setidaknya hingga berusia 37 minggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.