Kompas.com - 09/03/2017, 17:45 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Gerakan shalat ternyata dapat mengurangi nyeri punggung jika dilakukan dengan teratur dan benar. Bahkan, rutin melakukan shalat juga menghilangkan kecemasan fisik.

Manfaat shalat bagi kesehatan fisik itu diteliti oleh ahli dari Universitas Binghamton New York, Prof.Muhammad Khasawneh. Studi berjudul "Studi Ergonomis Gerakan Tubuh dalam Shalat Pemodelan Manusia Digital" ini dipublikasikan dalam International Journal of Industrial and System Engineering.

"Gerakan-gerakannya mirip dengan yang ada pada latihan yoga atau terapi fisik untuk nyeri punggung," katanya.

Khasawneh mengatakan, berdoa bisa mengurangi stres fisik dan kecemasan, namun ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa ritual doa dapat dipertimbangkan sebagai terapi klinik yang efektif untuk disfungsi persarafan otot, tulang, dan persendian.

Ia dan timnya menganalisis statistik berdasarkan pemodelan komputer dari penderita nyeri pungugng di India, Asia, dan Amerika Serikat.

Temuan mengungkap, posisi membungkuk ternyata memberi tekanan paling besar pada punggung bawah, tetapi pada orang dengan nyeri punggung bawah, gerakan yang melibatkan lutut dan bagian punggung justru mengurangi rasa nyerinya.

Sebaliknya, jika gerakan shalatnya kurang tepat justru akan meningkatkan rasa sakit.

"Postur tubuh saat bersujud akan meningkatkan elastisitas sendi. Ini direkomendasikan bagi mereka yang punya nyeri punggung untuk melakukan postur sujud lebih sering," katanya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.