Kompas.com - 24/12/2019, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Jika akhir-akhir ini celana mulai terasa kesempitan atau kemeja baju mulai sulit dikancingan, Anda berarti harus lebih waspada.

Hal ini dikarenakan, makin lebar lingkar pinggang, maka kian berisiko seseorang mengalami masalah kesehatan.

Para ahli setuju bahwa lingkar perut lebih akurat untuk memperlihatkan risiko terjangkit obesitas sentral pada orang dewasa dibanding dengan indeks massa tubuh atau body mass index (BMI).

Pada orang yang memiliki berat badan normal namun lingkar pinggang besar, maka dia berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit dibandingkan dengan orang dengan lingkar pinggang berukuran normal.

Baca juga: 7 Gerakan Olahraga Sederhana Usir Perut Buncit

Penelitian dari The Shanghai Women’s Health Study juga membuktikan risiko kematian dan terkena penyakit kanker lebih tinggi pada wanita dengan lingkar pinggang yang tidak normal, meski wanita tersebut memiliki BMI normal.

Gejala sembelit penting dikenali untuk mendukung upaya diagnosis dini dan pengobatan sesegera mungkin gangguan pencernaan ini.

Penelitian lain juga menyatakan bahwa laki-laki dan wanita dengan lingkar pinggang melebihi normal cenderung memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol total, kadar trigliserida tinggi, dan kolesterol baik (HDL) rendah.

Menurut Mayo Clinic, lemak perut berlebihan bisa meningkatkan risiko terkena beberapa penyakit berikut ini:

  • Penyakit kardiovaskular
  • Resistensi insulin dan diabetes tipe 2
  • Kanker kolorektal
  • Sleep apnea
  • Kematian dini karena sebab apa pun
  • Tekanan darah tinggi

Baca juga: Jangan Sembarangan, Diet Karbo ala Menlu Retno Bisa Beri Efek Negatif

Ukuran perut yang ideal

Dengan mengukur lingkar pinggang, kita bisa memperkirakan apakah lemak di perut terlalu banyak atau tidak. Untuk mendapatkan pengukuran yang tepat, berikut ini tips dari Mayo Clinic:

  • Berdiri dan letakkan pita pengukur di sekitar perut, tepat di atas tulang pinggul
  • Tarik pita pengukur sampai mengelilingi tubuh kita tanpa membuat kulit kita tertekan
  • Santai, buang napas dan ukur pinggang, tahan keinginan untuk mengempiskan perut

Menurut American Heart Association National Heart serta Lung and Blood Institute, lingkar pinggang yang sehat pada wanita yaitu kurang dari 80-88 cm, sedangkan pada laki-laki lebih kecil dari 94-102 cm.

Jika melebihi dari angka tersebut, Anda dapat dikatakan memiliki perut buncit atau obesitas sentral.

Baca juga: Ingin Sukses Diet Karbo seperti Menteri Retno, Hindari 4 Kesalahan Ini

Cara menghilangkan lemak perut

Melansir Hello Sehat, kunci membasmi lemak perut adalah melakukan pola hidup sehat.

Beberapa hal yang bisa diupayakan, antara lain:

  • Konsumsi makanan rendah kalori, rendah lemak, dan tinggi serat
  • Tidak ,engonsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak garam dan gula
  • Perbanyak makan makanan yang mengandung lemak tidak jenuh dibandingkan dengan makanan tinggi lemak jenuh
  • Rutin berolahraga. Setidaknya Anda dianjurkan untuk olahraga 30 hingga 60 menit per hari.

Menghilangkan lemak perut memang membutuhkan usaha dan kesabaran. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter untuk memulai program diet yang tepat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Mayo Clinic,
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.