Benarkah Konsumsi Alpukat Bisa Menambah Berat Badan?

Kompas.com - 09/01/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi alpukat. SHUTTERSTOCKIlustrasi alpukat.

KOMPAS.com - Alpukat adalah salah satu jenis buah yang sering disebut-sebut sebagai makanan penunjang diet.

Mereka yang percaya akan hal itu menganggap lemak sehat dalam alpukat sempurna untuk menurunkan berat badan.

Namun di sisi lain, banyak juga pihak yang khawatir lemak dalam buah ini dapat membuat gemuk.

Walau secara teknis alpukat adalah makanan sumber lemak, namun faktanya lemak yang terkandung dalam buah ini justru menyehatkan.

Lemak jenuh tunggal

Alpukat banyak mengandung lemak jenuh tunggal dan sedikit lemak jenuh.

Mayoritas lemak tidak jenuh tunggal tersebut adalah oleic acid, jenis asam lemak yang juga ditemukan dalam buah zaitun dan minyak zaitun.

Mengonsumsi lemak ini dianggap memiliki dampak kesehatan luar biasa, seperti dapat mengurangi inflamasi dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Rutin mengonsumsi alpukat juga diyakini bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan total kolesterol.

Baca juga: 8 Jenis Buah yang Baik Dikonsumsi untuk Program Diet

Melansir dari Health Line, alpukat termasuk maskanan sumber vitamin, mineral, lemak sehat, dan serat.

Dalam 100 gram alpukat saja, mengandung nutrisi baik, seperti:

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X