Kompas.com - 16/01/2020, 20:00 WIB

Padahal, tahapan tidur tersebut penting untuk menjaga metabolisme sampai fungsi kekebalan tubuh.

Selain waktu tidurnya lebih singkat, kelompok tersebut sepanjang malam tidurnya cenderung gelisah dan gampang terbangun.

Baca juga: Awas, 4 Jenis Makanan Ini Bikin Susah Tidur Malam

Gula merangsang nafsu makan

Asupan manis dapat mengaktifkan hormon kompleks di otak yang mengendalikan rasa lapar dan metabolisme.

Ketika bertemu dengan gula, otak melepaskan hormon dopamin. Sehingga, timbul rasa puas dan senang.

Semakin banyak asupan gula, otak jadi kurang sensitif terhadap serbuan dopamin.

Laiknya orang kecandungan, Anda jadi perlu menghasilkan lebih banyak dopamin dengan cara mengonsumsi lebih banyak gula agar bisa puas.

Mengonsumsi asupan manis juga dapat mengganggu kinerja hormon yang membuat Anda ingin makan lebih banyak.

Dengan begitu, Anda jadi ingin makan lebih banyak dan praktis waktu tidur molor.

Gula memicu peradangan

Tidur dan peradangan diatur oleh jam biologis tubuh alias ritme sirkadian.

Porsi tidur yang kurang maupun berlebihan, sama-sama memicu peradangan kronis.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.