Mengenal NRT, Metode yang Diklaim Efektif Atasi Kecanduan Rokok

Kompas.com - 17/01/2020, 13:35 WIB
Ilustrasi merokok sambil berkendara Shutterstock.comIlustrasi merokok sambil berkendara

KOMPAS.com - Merokok memang memiliki segudang efek negatif pada kesehatan kita. Namun, banyak orang sulit menghentikan gaya hidup tak sehat ini.

Pasalnya, rokok mengandung nikotin yang memiliki efek adiktif sama seperti heroin dan kokain.

Melansir Hello Sehat, sekitar 70 persen perokok ingin berhenti dan sekitar setengahnya berusaha untuk berhenti tiap tahunnya.

Sayangnya, hanya empat hingga tujuh persen yang berhasil berhenti total tanpa bantuan.

Hal ini disebabkan perokok tidak hanya tergantung secara fisik terhadap nikotin, namun juga ketergantungan emosional yang menyebabkan kumat setelah berhenti.

Terapi pengganti nikotin

Ada berbagai metode yang bisa membantu seseorang terbebas dari kecanduan rokok ini, salah satunya adalah terapi pengganti nikotin atau Nicotine Replacement Therapy ( NRT).

Terapi ini menggunakan produk yang memasok nikotin dosis rendah.

Produk-produk ini tidak mengandung banyak racun yang ditemukan dalam asap. Tujuan terapi adalah mengurangi keinginan untuk nikotin dan meringankan gejala penarikan nikotin.

Baca juga: Mengenal EVALI, Penyakit Paru Misterius akibat Rokok Elektrik

Para ahli sepakat bahwa terapi pengganti nikotin adalah metode paling efektif untuk mengatasi kecanduan rokok.

Ada berbagai macam jenis NRT. Kita bsa menentukan jenis yang dinggap paling sesuai dengan gaya hidup dan pola merokok kita. Berikut model-model yang digunakan dalam NRT:

  • Permen karet, lozenge, dan inhaler nikotin adalah pengganti nikotin yang dapat mengendalikan dosis untuk membantu mengendalikan keinginan untuk merokok.
  • Permen karet dan lozenge nikotin umumnya bebas gula, namun jika memiliki diabetes dan merasa khawatir, tanyakan dulu pada dokter.
  • Nicotine nasal spray bekerja dengan cepat saat kita membutuhkannya.
  • Nicotine inhaler bekerja lewat cara yang serupa dengan penggunaan. Inhaler juga bekerja dengan cepat.
  • Nicotine patch mudah digunakan dan hanya perlu dipasang satu kali sehari.
  • Inhaler dan nasal spray memerlukan resep dokter.
  • Beberapa orang tidak dapat menggunakan patch, inhaler, atau nasal spray akibat alergi atau kondisi lainnya.
  • Permen karet nikotin dapat menempel pada gigi tiruan, membuatnya sulit untuk dikunyah.

Apapaun jenis NRT yang kita gunakan, pastikan sesuai dengan dosis yang direkomendasikan. Selain itu, berkonsultasilah dengan dokter sebelum menerapkan terapi ini.

Tidak semua perokok cocok dengan NRT

Meski dianggap efektif untuk membantu atasi kecanduan rokok, terapi ini tidak boleh dilakukan oleh semua orang.

Melansir laman Web MD, terapi ini hanya dirancang khusus bagi orang-orang yang terlalu banyak menggunakan produk tembakau dengan kondisi sebagai berikut:

  • merokok lebih dari sebungkus rokok per hari.
  • bangun di malam hari untuk merokok.
  • merokok hanya dalam beberapa menit setelah bangun di pagi hari.
  • merokok walaupun sedang sakit.

Mereka yang masih berusia remaja atau sedang mengandung tidak diperbolehkan menggunakan terapi ini.

Baca juga: Harga Rokok Tahun 2020 Naik, Dokter: Saatnya Berhenti Merokok!

Selain itu, mereka yang masih merokok atau menggunakan tembakau jenis lain, juga tidak boleh menggunakan terapi pengganti nikotin. Terapi hanya untuk orang-orang yang berhenti menggunakan produk tembakau.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X