Kompas.com - 19/01/2020, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Asupan atau makanan dan minuman dengan gizi seimbang penting untuk tumbuh kembang anak.

Tak pelak, banyak orangtua dibuat waswas saat mendapati buah hatinya susah makan.

Melansir buku Variasi Makanan Balita (2000) oleh Tuti Soenardi, gizi seimbang dapat menunjang anak tetap sehat, aktif, dan bisa tumbuh dengan optimal.

Gizi seimbang diberikan sesuai kebutuhan tubuh anak dengan komposisi yang lengkap. Meliputi:

  • Sumber karbohidrat: nasi, roti, kentang, makaroni, jagung, singkong, dll
  • Sumber protein: susu, daging, ikan, ayam, tahu, tempe, keju, kacang-kacangan, dll
  • Sumber vitamin dan mineral: aneka sayuran dan buah-buahan

Agar tak mengalami gizi buruk dan gangguan tumbuh kembang, penuhi tiga aspek utama di atas dalam menu makanan anak sehari-hari.

Baca juga: Anak Gemuk Tak Selalu Baik, Kenali Bahaya Obesitas Ini

Penyebab anak tidak mau makan

Anak yang susah makan menjadi problem yang jamak dialami orangtua.

Masalah tersebut biasanya muncul sesekali dan kembali normal setelah beberapa saat.

Orangtua perlu memahami penyebab buah hatinya susah makan.

Melansir Healthline, anak bisa susah makan karena bisa jadi disebabkan masalah sensosik.

Tandanya, anak emoh makan tekstur atau warna makanan tertentu.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.