Kompas.com - 21/01/2020, 06:03 WIB
Ilustrasi sayuran Ilustrasi sayuran

KOMPAS.com - Gangguan kesehatan dapat menyebabkan kadar trombosit dalam darah turun.

Trombosit adalah sel darah yang membantu proses pembekuan darah.

Melansir Healthline, ketika jumlah trombosit rendah, Anda akan merasakan gejala lelah, memar, sampai gusi berdarah.

Turunnya kadar trombosit dalam darah bisa disebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD), leukemia, sirosis hati, serta penyakit autoimun.

Untuk memastikan kadar trombosit dalam darah, Anda bisa mengeceknya lewat tes darah.

Baca juga: Musim Hujan Segera Tiba, Kenali Gejala DBD pada Anak

Ketika sel pembeku darah turun, salah satu cara menaikan trombosit dengan cepat dan alami bisa lewat konsumsi beberapa jenis bahan makanan.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Selain Minum Jus Jambu, Ini 7 Cara Alami Naikkan Trombosit dengan Cepat
Selama ini jambu menjadi salah satu alternatif bahan makanan untuk meningkatkan kadar trombosit. Berikut alternatif lainnya.
Bagikan artikel ini melalui

"Asupan yang kaya vitamin B-12, folat, vitamin C, dan zat besi dapat membantu meningkatkan trombosit yang ngedrop," kata Dr. Preeti Jain, ahli gizi dari Action Cancer Hospital, New Delhi, India, seperti dilansir NDTV.

Melansir berbagai sumber, berikut beberapa jenis asupan yang bisa membantu menaikkan trombosit dalam darah:

1. Wortel, kangkung, sampai labu

Nutrisi yang kaya akan vitamin A dapat membantu meningkatkan kadar trombosit dalam darah.

Bahan makanan ini penting untuk melancarkan pembentukan protein dalam tubuh.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Masuk Angin
Masuk Angin
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Health
Mata Lelah

Mata Lelah

Penyakit
Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Health
Konjungtivis (Mata Merah)

Konjungtivis (Mata Merah)

Penyakit
15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

Health
Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.