Kompas.com - 03/02/2020, 18:06 WIB

KOMPAS.com - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) dapat dicegah dengan memperkuat daya tahan tubuh.

Tanpa disadari, sebenarnya beberapa di antara Anda mungkin sudah pernah digigit nyamuk Aedes aegypti betina atau Aedes albopictus pembawa virus dengue.

Namun, Anda tidak merasakan gejala DBD lantaran kondisi tubuh cukup prima.

Sebaliknya, Anda bisa jatuh sakit atau terserang DBD setelah tergigit nyamuk pembawa virus DBD.

Baca juga: Cara Mengobati Demam Berdarah (DBD)

Melansir berbagai sumber, berikut cara menjaga daya tahan tubuh untuk mencegah DBD:

1. Tidur yang cukup

Melansir buku Demam Berdarah (2004) oleh Dr. Hindra I. Satari, Sp.A(K) dan Mila Meiliasari, cara mencegah penyakit DBD relatif mudah.

Salah satunya, Anda hanya perlu istirahat yang cukup. Tidur sangat penting untuk menjaga sistem daya tahan tubuh.

Beberapa orang yang sulit tidur di malam hari, kehilangan kesempatan meningkatkan daya tahan tubuh.

Kelenjar adrenal yang mengendalikan stres juga jadi terganggu saat tubuh kurang tidur.

Mulailah membangun rutinitas tidur yang sehat. Berangkat tidur pukul 10 malam.

Hindari aktivitas yang berpotensi menghilangkan ngantuk empat jam sebelumnya.

Baca juga: Tak Hanya Cantik, 7 Tanaman Hias Ini Usir Nyamuk DBD

2. Konsumsi makanan bergizi dan seimbang

Jangan asal kenyang saat makan. Asupan bergizi dan seimbang penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Makanan bergizi seimbang terdiri atas karbohidrat, protein, sayur dan buah, cukup gula dan garam, dan cukup air putih.

Melansir Live Strong, bila perlu, tambahkan protein yang cukup sebagai nutrisi untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak dan menjaga daya tahan tubuh.

Asupan protein sehat dan berkualitas dapat meningkatkan kemampuan antibodi ketika melawan infeksi.

Pilih menu protein sehat seperti putih telur, daging sapi tanpa lemak, ayam tanpa kulit, sampai kacang-kacangan.

Baca juga: Diawali Demam, Ini Beda Gejala pada Demam Berdarah (DBD) dan Tifus

3. Pilih sayur dan buah berwarna cerah

Usahakan memilih buah-buahan dan sayuran berwarna cerah, misalkan bayam, paprika, tomat, dll.

Semakin kaya warna, kandungan antioksidan dalam sayur dan buah juga makin melimpah.

Antioksidan merupakan zat penting untuk melawan radikal bebas, yang berkontribusi untuk merawat kerusakan sel.

Sayur dan buah juga kaya serat, vitamin, dan mineral yang penting menjaga kesehatan tubuh.

4. Konsumsi jahe

Jahe merupakan rempah yang jamak digunakan sebagai bumbu masakan atau bahan campuran minuman.

Melansir NDTV, jahe juga memiliki manfaat untuk menambah imunitas.

Selain itu, jahe juga dapat membantu dalam mengobati sakit tenggorokan, radang, mual dan meringankan gejala DBD.

Baca juga: Kapan Masa Kritis Demam Berdarah (DBD)?

5. Konsumsi buah bercita rasa masam

Buah bercita rasa masam kaya kandungan vitamin C, yang baik untuk membangun daya tahan tubuh.

Vitamin C membantu memperkuat imunitas dengan cara meningkatkan produksi sel darah putih.

Sel darah putih dapat membantu tubuh saat melawan infeksi virus, kuman, atau bakteri.

Selain itu, buah-buahan bercita rasa masam juga kaya antioksidan.

Beberapa buah-buahan yang direkomendasikan antara lain lemon, jeruk, anggur, kiwi, dll.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Alami Mengatasi Ambeien

6 Cara Alami Mengatasi Ambeien

Health
5 Cara Mengobati Tipes pada Anak, Orangtua Perlu Tahu

5 Cara Mengobati Tipes pada Anak, Orangtua Perlu Tahu

Health
4 Jenis Makanan untuk Turunkan Risiko Kanker Payudara

4 Jenis Makanan untuk Turunkan Risiko Kanker Payudara

Health
4 Media Penularan Kurap yang Perlu Diwaspadai

4 Media Penularan Kurap yang Perlu Diwaspadai

Health
Cara Mengatasi Infeksi Gigi Bungsu

Cara Mengatasi Infeksi Gigi Bungsu

Health
8 Kebiasaan yang Menyebabkan Kolesterol Tinggi

8 Kebiasaan yang Menyebabkan Kolesterol Tinggi

Health
Dapatkah Tertular HIV karena Seks Oral?

Dapatkah Tertular HIV karena Seks Oral?

Health
Penyebab dan Cara Merawat Ruam Popok pada Bayi

Penyebab dan Cara Merawat Ruam Popok pada Bayi

Health
Apa Itu Kolesterol?

Apa Itu Kolesterol?

Health
5 Cara Alami Mengatasi Batu Empedu

5 Cara Alami Mengatasi Batu Empedu

Health
Depresi pada Anak: Penyebab hingga Cara Pencegahannya

Depresi pada Anak: Penyebab hingga Cara Pencegahannya

Health
Amankah Skincare Mengandung Retinol Digunakan Ibu Hamil?

Amankah Skincare Mengandung Retinol Digunakan Ibu Hamil?

Health
9 Fakta Bagaimana Stres Mempengaruhi Kesehatan Anda

9 Fakta Bagaimana Stres Mempengaruhi Kesehatan Anda

Health
3 Pengobatan untuk Menurunkan Risiko Penularan Kurap

3 Pengobatan untuk Menurunkan Risiko Penularan Kurap

Health
Operasi Gigi Bungsu, Apa Saja Prosedur yang Perlu Dijalani?

Operasi Gigi Bungsu, Apa Saja Prosedur yang Perlu Dijalani?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.