Kompas.com - 06/02/2020, 16:04 WIB
ilustrasi sabun Shutterstockilustrasi sabun

Sebaliknya, sejumlah penelitian menguatkan efektivitas sabun batangan dalam memerangi infeksi, termasuk wabah virus ebola.

Pilih sabun batangan atau cair

Silang pendapat di antara sejumlah ilmuwan dari beragam kepentigan terkait rekomendasi sabun batangan atau cair, terus berulir.

Masing-masing kubu ilmuwan rajin mengampanyekan manfaat sabun batangan maupun sabun cair sejak 1980an.

Mereka kerap menyodorkan temuan bakteri di permukaan sabun batangan maupun botol wadah sabun.

Namun, kedua kubu tidak pernah mengungkapkan secara gamblang, risiko infeksi dari masing-masing pilihan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, tidak pernah secara khusus merekomendasikan penggunaan sabun batangan atau cair untuk masyarakat.

Namun, otoritas kesehatan setempat itu justru lebih menekankan pentingnya rajin cuci tangan dengan sabun batangan atau cair untuk mencegah infeksi penyakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mandi Pagi atau Malam Hari, Mana yang Lebih Baik?

Tak perlu sabun antibakteri khusus

Berbicara soal pencegahan penularan penyakit, infeksi kuman, dan bakteri, banyak orang mengandalkan produk antibakteri.

Lantas, benarkan produk berlabel antibakteri efektif menjaga kesehatan keluarga?

Menurut laman resmi Badan Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS (FDA), hingga kini belum riset sahih membuktikan, sabun antibakteri lebih baik daripada sabun biasa untuk mencegah penyakit.

FDA justru menyorot keamanan penggunaan bahan aktif sabun antibakteri, seperti triclosan dan triclocarban, dapat berdampak negatif untuk kesehatan dalam jangka panjang.

"Mengikuti cara yang benar dalam mencuci tangan adalah bentuk pencegahan penularan penyakit paling efektif," jelas Theresa M. Michele, M.D. dari FDA.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Aritmia
Aritmia
PENYAKIT
Asites
Asites
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

Health
Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Health
Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.