Kompas.com - 21/02/2020, 16:04 WIB
ilustrasi anak remaja bahagia Pixabay/manseokilustrasi anak remaja bahagia

KOMPAS.com - Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh biasanya identik dengan keluhan para orang tua. Namun siapa sangka, ternyata anak-anak juga bisa mengalami hal serupa.

Kadar kolesterol tinggi bisa dimulai pada masa kanak-kanak. Kadar kolesterol tinggi cenderung terus meningkat ketika seorang anak tumbuh menjadi remaja dan dewasa.

Hal ini meningkatkan risiko anak Anda untuk memiliki masalah kesehatan terkait kolesterol.

Baca juga: Stroke pada Anak: Gejala, Penyebab, Efek, hingga Cara Mengobati

Kadar kolesterol yang tinggi pada anak-anak juga dapat meningkatkan peluang mereka terkena penyakit jantung dan stroke saat dewasa.

Lalu, apa penyebab tingginya kadar koelsterol pada anak-anak?

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Cara Jaga Kadar Kolesterol Anak Agar Tidak Tinggi
Kadar kolesterol yang tinggi pada anak-anak juga dapat meningkatkan peluang mereka terkena penyakit jantung dan stroke saat dewasa.
Bagikan artikel ini melalui

Tubuh anak membutuhkan kolesterol untuk melindungi saraf, membuat jaringan sel, dan memproduksi hormon tertentu.

Tetapi terlalu banyak kolesterol merusak pembuluh darah. Kadar kolesterol tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke ketika anak memasuki usia dewasa.

Melansir laman Childrens.com, tingginya kadar kolesterol pada anak bisa disebabkan oleh faktor genetik dan obesitas.

"Obesitas adalah penyebab utama kolesterol tinggi pada anak-anak," kata Nivedita Patni, spesialis endokrinologi.

Selain itu, anak-anak yang mengalami diabetes, penyakit ginjal, hati, atau hipotiroidisme juga berisiko terkena kolesterol tinggi selama masa kanak-kanak.

Cara menjaga kadar kolesterol anak

Kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga keseimbangan kadar kolesterol sang buag hati.

Baca juga: 9 Gejala Awal Penyakit Lupus pada Anak

Beberapa cara yang bisa dijaga para orangtua, seperti dengan memastikan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan berolahraga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Konstipasi
Konstipasi
PENYAKIT
Kejang Demam
Kejang Demam
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
Inkompatibilitas Rhesus

Inkompatibilitas Rhesus

Penyakit
Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Health
Abses Gigi

Abses Gigi

Penyakit
8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

Health
Listeriosis

Listeriosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.