Mengenal Splash Pregnancy, Kehamilan yang Terjadi Tanpa Penetrasi

Kompas.com - 24/02/2020, 21:05 WIB
Ilustrasi bercinta FlairImagesIlustrasi bercinta

KOMPAS.com - Kehamilan merupakan salah satu momen yang ditunggu oleh banyak pasangan. Biasanya, kehamilan terjadi setelah hubungan seksual dengan penetrasi penis pada vagina.

Meski begitu, ada beberapa kasus di mana penetrasi tersebut sulit dilakukan.

Salah satunya ketika perempuan mengalami vaginismus, keadaan di mana vagina tidak dapat melakukan penetrasi karena rasa nyeri yang luar biasa.

Baca juga: Benarkah Berenang Bersama Lawan Jenis Bisa Sebabkan Kehamilan? Ini Penjelasan Dokter

Kalau sudah begitu, Anda mungkin berpikir bahwa akan sulit terjadi kehamilan. Namun, sebenarnya, kehamilan juga bisa terjadi meski tanpa penetrasi.

Hal ini disebut dengan splash pregancy.

Apa itu splash pregnancy?

Splash pregnancy adalah kehamilan yang terjadi akibat pembuahan di luar vagina atau tanpa terjadinya penetrasi.

Sekilas, hal ini mungkin dianggap mustahil karena kehamilan terjadi tanpa adanya penetrasi.

Salah satu pertanyaan yang terbersit adalah bagaimana sperma menemukan jalannya bertemu sel telur jika tanpa penetrasi?

Ya, memang idealnya air mani harus keluar sedekat mungkin dengan serviks agar kehamilan bisa terjadi.

Ketika pria ejakulasi di luar vagina ini berarti sperma cukup jauh dari serviks sehingga kemungkinan terjadinya kehamilan cukup kecil.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X