Kompas.com - 25/02/2020, 21:07 WIB

Sedangkan sperma yang lainnya akan mati.

Melansir Buku Solusi Sehat Seputar kehamilan (2009) karya dr. Hermawan Wibisono, Sp.OG & Ayu Bulan Febry Kurnia Dewi, S.KM, supaya terjadi pembuahan, sel sperma dan sel telur harus dalam keadaan sehat dan normal.

Baca juga: 8 Makanan Terbaik Agar Sperma Sehat dan Subur

Definisi sperma normal, yakni bisa dilihat dari bentuknya, mulai dari kepala, leher, sampak ekor.

Sedangkan sel telur yang normal adalah sel telur yang matang (cukup umur).

Mudahnya, sel telur normal bisa dinilai dari siklus haid pada wanita.

Jika siklus haidnya normal dan teratur, kemungkinan sel telurnya juga normal.

Apa yang terjadi setelah sperma dan sel telur bertemu?

Ketika sperma dan sel telur bertemu, keduanya akan melebur atau terjasi pembuahan menjadi zigot.

Setelah itu, zigot akan bekembang menjadi blastosit dan menempel di dalam rahmi.

Setidaknya butuh waktu 6-8 hari sejak sperma dan sel telur bertemu hingga tertanam di dalam rahim tersebut.

Baca juga: 4 Warna Sperma dan Artinya bagi Kesehatan Anda

Fase sejak bertemunya sel telur dan sel sperma hingga kehamilan berusia 9 minggu disebut fase embrio.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.