Cebok Pakai Air atau Tisu, Mana yang Lebih Baik?

Kompas.com - 27/02/2020, 12:01 WIB
Ilustrasi toilet. ThinkstockIlustrasi toilet.

Yang berpendapat penggunaan air untuk cebok lebih nyaman dibanding tisu.

Baca juga: Waspada Kutil Kelamin (2): Bisa Sebesar Melon dan Jadi Kanker

Menurut dia, banyak orang yang cebok dengan air mengklaim hal itu membuat sisi belakang terasa lebih bersih, segar, dan sehat.

Air juga lebih aman digunakan untuk cebok daripada kertas toilet, khususnya bagi orang yang baru saja menjalani operasi, melahirkan, atau mengalami sindrom iritasi usus.

Mengapa demikian? Karena mencuci dengan air jelas jauh lebih lembut daripada menggosok tisu kering di anus.

Seperti diketahui, kulit di sekitaran anur sebenarnya cukup lembut, dengan banyak ujung saraf yang sensitif.

Menyeka dengan jaringan kering malah akhirnya dapat mengiritasi dan merusak area lebih lanjut.

Penggunaan air juga dianggap lebih ramah lingkungan ketimbang pemakaian tisu untuk cebok.

Baca juga: Waspada Kutil Kelamin (3): Belum Ada Pengobatan Sempurna, tapi Vaksin Mahal

Dalam penggunaan air untuk cebok, Yang menyarankan orang-orang memasang bidet di toilet.

Bidet pada dasarnya adalah toilet dangkal yang dapat menyemprotkan air ke alat kelamin seseorang.

Bidet membuat tangan penggunanya akan lebih bersih setelah buang air.

"Bidet sangat membantu dengan kebersihan [anal dan genital]," kata Yang.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X