5 Penyakit akibat Stres, Jangan Disepelekan

Kompas.com - 29/02/2020, 09:34 WIB
Ilustrasi sedih dan tidak bahagia Tim GouwIlustrasi sedih dan tidak bahagia

KOMPAS.com - Hidup memang tak pernah luput dari tuntutan dan segala problematikanya. Tak jarang, hal tersebut sering kali membuat stres yang berdampak buruk pada kesehatan fisik kita.

Banyak orang mencoba untuk terlihat bahagia dan mengabaikan rasa stres yang dialaminya.

Padahal, stres yang kerap diabaikan justru menumpuk dalam diri kita dan berpotensi menyebabkan stres kronis yang dapat mengganggu bagian-bagian tubuh dan kesehatan kita.

Baca juga: Kenali Perbedaan Stres dan Depresi yang Kerap Dianggap Sama

Melansir laman Mountelizabeth, berikut lima jenis penyakit yang disebabkan oleh stres:

1. Gangguan jantung

Berada dalam situasi menegangkan membuat detak jantung meningkat, napas bergerak lebih cepat, otot-otot menegang, dan tangan berkeringan.

Itu semua adalah respons tubuh terhadap stres akibat pelepasan hormon kortisol dan adrenalin yang dikenal dengan hormon stres.

Riset membuktikan, produksi hormon stres yang berlebihan dapat menyebabkan peradangan otot jantung yang meningkatkan risiko serangan jantung.

Selain itu, stres juga dapat membuat tekanan darah meningkat serta membuat kita terjebak dalam gaya hidup tak sehat, seperti makan berlebihan, merokok, dan malas berolahraga. Semua hal tersebut merupakan faktor pemicu penyakit jantung.

2. Sindrom iritasi usus besar

Sindrom iritasi usus besar adalah gangguan kronis umum yang memengaruhi usus besar, menyebabkan kram, nyeri, kembung, dan diare atau sembelit.

Kondisi tersebut sebagian besar disebabkan oleh stres. Riset juga membuktikan bahwa 60 persen penderita sindrom iritasi usus besar disebabkan oleh kecemasan, depresi, dan gangguan mood.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X