Kompas.com - 12/03/2020, 14:02 WIB

Meski sangat jarang terjadi, kasus kejadian demam cikungunya bisa juga ditularkan dari ibu ke bayi pada saat proses melahirkan.

Baca juga: Pentingnya Gerakan 3M untuk Cegah Demam Berdarah

Dari segi gejala

Demam berdarah

Penyakit demam berdarah pada umumnya akan menimbulkan gejala ringan, antara lain berupa:

  • Demam tinggi yang biasanya berlangsung selama seminggu dan biasanya datang-pergi
  • Sakit kepala
  • Sakit mata
  • Nyeri pada sendi dan otot
  • Bercak pada kulit
  • Mual
  • Muntah
  • Kehilangan nafsu makan

Sedangkan gejala yang lebih serius berupa:

  • Tanda-tanda perdarahan, berupa muncul bercak-bercak perdarahan pada kulit, lebab, perdarahan dari hidung, mulut, gusi, muntah berdarah, dan tinda berwarna hitam
  • Nyeri perut yang hebat
  • Tanda-tanda syok berupa keringat dingin, pucat, lemas
  • Apabila tidak ditangani dengan segera, bisa menimbilkan kematian

Baca juga: 7 Fakta Penting tentang Demam Berdarah (DBD)

Demam chikungunya

Gejala dan tanda-tanda yang dialami penderita demam chikungunya hampir sama dengan demam berdarah maupun penyakit akibat infeksi virus Zika.

Penderita demam chikungunya biasanya akan mengalami gejala sebagai berikut:

  • Demam
  • Nyeri sendi
  • Nyeri otot-otot
  • Sakit kepala
  • Sendi-sendi bengkak
  • Muncul bercak-bercak kemerahan pada sekujur kulit

Gejala tersebut biasanya muncul 3-7 hari setelah penderita digigit nyamuk.

Satu-satunya tes yang bisa membedakan apakah penyebab sebenarnya dari demam ini adalah virus Chikungunya atau bukan adalah dengan melakukan tes darah.

Namun sayangnya, pemeriksaan seperti ini jarang dilakukan di Indonesia.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.