Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/03/2020, 19:58 WIB

Konsumsi suplemen atau vitamin dosis tinggi bisa berdampak negatif bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C, B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9 (folat), dan B12, bisa diserap tubuh dan sisanya dikeluarkan dalam bentuk urin.

Ada juga jenis vitamin larut dalam lemak dan mudah tersimpan dalam jaringan tubuh seperti vitamin A, D, E, dan K.

Baca juga: 6 Manfaat Jus Mangga, untuk Kesehatan Jantung sampai Daya Tahan Tubuh

Apabila vitamin di atas dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, dampaknya bisa beragam. Seperti:

  • Vitamin C: konsumsi lebih dari 2.000 miligram per hari bisa menyebabkan diare, mual, kram, muntah, migrain. Bagi orang yang memiliki gangguan penyerapan zat besi (hemochromatosis), dampaknya bisa mengganggu jantung.
  • Vitamin B3: konsumsi lebih dari satu gram per hari bisa menyebabkan tekanan darah naik, sakit perut, gangguan penglihatan, dan kerusakan hati.
  • Vitamin B6: konsumsi dosis lebih dari 100 miligram per hari menyebabkan kerusakan saraf permanen. Dampak konsumsi lebih dari 1,3 miligram per hari membuat mual, muntah, sensitif cahaya, dan lesi kulit. Konsumsi lebih dari 2 gram per hari dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Vitamin B9: Konsumsi asam folat lebih dari 1.000 mcg per hari dapat memengaruhi kesehatan mentai, berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh, dan menghambat penyebaran vitamin B-12.
  • Vitamin A: konsumsi lebih dari 3.000 mcg per hari dapat menyebabkan gejala keracunan dari mual sampai koma.
  • Vitamin D: konsumsi lebih dari 4.000 IU per gari bisa bikin berat badan anjlok, tidak nafsu makan, detak jantung tidak teratur, sampai merusak organ vital.
  • Vitamin E: konsumsi lebih dari 1.000 mg per hari dapat mengganggu pembekuan darah sampai memicu stroke.

Selain itu, konsumsi vitamin dosis tinggi tertentu juga dapat kontra atau bereaksi dengan obat-obatan tertentu.

Baca juga: Tertawa, Cara Mudah Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Cara aman mengonsumsi vitamin

Agar tidak berlebihan, cara terbaik untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan tubuh adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang.

Memang, sebagian besar petunjuk di kemasan suplemen atau vitamin sudah mencantumkan kebutuhan harian vitamin yang ideal bagi kebanyakan orang.

Akan tetapi, Anda tetap perlu mengonsultasikan ke dokter kebutuhan vitamin sesuai kondisi kesehatan Anda.

Tujuannya, untuk memastikan agar tambahan vitamin sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+