Mengenal Lebih Jauh Vaksin BCG untuk Cegah Serangan Tuberkulosis

Kompas.com - 25/03/2020, 08:01 WIB
Ilustrasi penyakit Tuberculosis (TBC). ShutterstockIlustrasi penyakit Tuberculosis (TBC).

Balita biasanya tertular penyakit ini dari lingkungan, misalnya keluarga atau tetangga, mengingat mobilitas balita belum jauh.

Kondisi itu juga bisa jadi indikasi ada kasus tuberkulosis di sekitar balita.

Tuberkulosis pada balita ini jelas akan menimbulkan keprihatinan, karena penderita akan mengalami hambatan pertumbuhan yang tentu akan memengaruhi perkembangannya.

Perhatikan kondisi bayi sebelum vaksinasi

Imunisasi BCG merupakan tindakan yang penting untuk melindungi kesehatan bayi. Namun, penting juga untuk memerhatikan kondisi bayi atau anak sebelum melakukan vaksinasi tersebut.

Jika perlu, konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk mendapatkan solusi terbaik terkait proses pemberian vaksin ini.

Baca juga: Beda Gejala Tuberkulosis pada Anak-anak dan Orang Dewasa

Setidaknya ada beberapa kondisi bayi yang membuat pemberian imunisasi BCG sebaiknya ditunda.

Beberapa kondisi itu, di antaranya yakni:

  • Demam tinggi
  • HIV positif, dan belum mendapat penanganan
  • Terkena infeksi kulit
  • Pengobatan kanker atau kondisi lain yang memperlemah sistem imunitas
  • Diketahui mengalami reaksi anafilaktik terhadap imunisasi BCG
  • Pernah terkena tuberkulosis atau tinggal serumah dengan penderita tuberkulosis

 

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X