Kompas.com - 24/03/2020, 10:01 WIB
Ilustrasi mencuci tangan hxdbzxyIlustrasi mencuci tangan

KOMPAS.com – Para ahli telah merekomendasikan cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun sebaiknya dilakukan setidaknya selama 20 detik.

Hal itu penting karena sabun membutuhkan waktu untuk mengikat molekul air dan minyak secara bersamaan.

Selain itu, sabun juga memerlukan waktu tidak sebentar untuk bisa mengangkat kuman-kuman pada tangan untuk dibuang bersama aliran air.

Baca juga: Sering Cuci Tangan Rentan Bikin Kulit Kering, Begini Baiknya...

Manfaat mencuci tangan selama 20 detik

Melansir Buku Kata Dokter (2013) karya dr. I Made C. Wirawan, 80 persen dari seluruh kasus penyakit menular ditularkan melalui sentuhan tangan.

Jadi, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun adalah cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah tertular dan menularkan penyakit.

Berikut ini sejumlah manfaat yang bisa diraih dari aktivitas mencuci tangan selama 20 detik:

  1. Mencegah risiko tertular flu, demam dan penyakit menlar lainnya sampai 50 pesen
  2. Mencegah tertular penyakit serius seperti hepatiris A, meningitis, dan lain-lain
  3. Menurunkan risiko terkena diare dan penyakit pencernaan lainnya sampai 59 persen
  4. Jika mencuci tangan sudah menjadi kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan, sejuta kematian bisa dicegah setiap tahunnya
  5. Dapat menghemat uang karena anggota keluarga menjadi jarang sakit

Meski mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun merupakan langkah terbaik, tapi hand sanitizer bisa juga dipakai untuk mendapatkan hasil tangan yang bersih.

Hanya memang, dari segi efektivitasnya, hand sanitizer tidak mampu membunuh semua kuman.

Baca juga: Bahaya Terlalu Sering Mencuci Tangan dan Cara Mencegahnya

Dalam Buku Diare Balita: Suatu Tinjauan dari Bidang Kesehatan Masyarakat (2017) karya Dr. Oksfriani Jufri Sumampouw, S.Pi., M.Kes., salah satu perilaku atau kebiasaan yang berhubungan erat dengan kejadian diare pada anak-anak, yaitu mencuci tangan dengan sabun sebelum menyuapi mereka.

Mencuci tangan mudah dilakukan dan merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah penyebaran berbagai jenis infeksi, baik di rumah maupun tempat kerja.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Coxsackie
Coxsackie
PENYAKIT
Rahim Turun
Rahim Turun
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.